Siswi SMK Solok Terlibat Prostitusi Online di Padang, Muncikarinya Remaja 18 Tahun

Seorang siswi SMK di Solok terlibat prostitusi online dan diamankan Polda Sumbar di Padang.

Siswi SMK Solok Terlibat Prostitusi Online di Padang, Muncikarinya Remaja 18 Tahun
Tribun Pekanbaru
Ilustrasi 

Seorang siswi SMK di Solok terlibat prostitusi online dan diamankan Polda Sumbar di Padang. Berawal dari penggerebekan muda-mudi di sebuah kamar hotel di Padang

TRIBUNPEKANBARU.COM, PADANG - Seorang siswi SMK di Solok, Provinsi Sumbar, berinisial GLV yang berusia 16 tahun, diduga terlibat kasus porstitusi online di Kota Padang.

Keterlibatkan pelajar kelas I itu terungkap, setelah aparat kepolisian Polda Sumbar menggerebek sejumlah kamar hotel di Kota Padang, pada Rabu malam (30/1/2019) lalu.

Dari penggerebekan tersebut, polisi lalu melakukan pengembangan dan menemukan adanya porstitusi online melalui salah satu aplikasi yang melibatkan anak di bawah umur.

"Kasus porstitusi online ini merupakan hasil dari penggerebekan Rabu malam kemarin," kata Wadir Ditreskrimum Polda Sumbar, AKBP Muchtar Siregar kepada tribunpekanbaru.com, Jumat (1/2/2019).

Pada penggerebekan itu, sebut Muchtar Siregar, pihaknya mengamankan sebanyak 10 orang.

Baca: Fakta-fakta Pegawai Honorer Jadi Mucikari Prostitusi, Tarif Rp 1 Juta Sekali Kencan Bang

Baca: Oknum Honorer Dinas PU Terlibat Prostitusi Online, Jual Korban Gara-gara Masalah Utang

Baca: Setelah Vanessa Angel, Polda Jatim Bidik Tersangka Baru Kasus Prostitusi Online, Siapa Dia?

Dari jumlah tersebut, tiga orang diduga terlibat prostitusi online.

Selain inisial GLV yang menjadi korban eksplotasi anak di bawah umur, dua orang lainnya berinisial F (18) dan DM (22), merupakan muncikari dari GLV.

"F dan DM ini diduga sebagai muncikari dari GLV yang masih berstatus pelajar SMK di Solok. DM merupakan seorang mahasiswi di Kota Padang dan merupakan pacar dari F," ujarnya.

Penyidik Ditreskrimum Polda Sumbar, masih terus mendalami kasus ini, dan penyidik juga telah menetapkan inisial F sebagai tersangka atas tindak pidana perlindungan perempuan dan anak, serta tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Halaman
12
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved