Citizen Report

BEM FKIP UNRI segera Gelar Aksi Peduli Pendidikan di Desa Bandur Picak Kampar

Mahasiswa yang tergabung dalam BEM FKIP UNRI segera gelar aksi peduli pendidikan di Desa Bandur Picak Kampar

BEM FKIP UNRI segera Gelar Aksi Peduli Pendidikan di Desa Bandur Picak Kampar
Tribun Pekanbaru/Istimewa/Amri
BEM FKIP UNRI segera Gelar Aksi Peduli Pendidikan di Desa Bandur Picak Kampar 

BEM FKIP UNRI segera Gelar Aksi Peduli Pendidikan di Desa Bandur Picak Kampar

Citizen Journalism Oleh Amri Suryanto Mahasiswa FKIP UNRI

TRIBUNPEKANBARU.COM, CITIZENJOURNALISM - Mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Riau (UNRI) segera gelar aksi peduli pendidikan di Desa Bandur Picak Kampar.

BEM FKIP UUNRI periode 2018-2019 dengan tagline Inspirator Pendidikan akan menyelenggarakan aksi peduli pendidikan di Desa Bandur Picak Kecamatan Kampar Hulu pada tanggal 15-17 Februari mendatang.

Adanya kegiatan Ini diharapkan mampu membantu pemerintah dalam membangun Indonesia yang kreatif dan cerdas.

Baca: KISAH Empat Model Cantik Asal Pekanbaru, Ada yang Memulai Karir Sejak Remaja 14 Tahun

Baca: KISAH Cewek Cantik Asal Pekanbaru Jadi Model, Ikuti Ajang Miss Teen Hingga Putri Pariwisata

Baca: Kisah Cewek Cantik Asal Pekanbaru Suka Matematika, Bergelut dengan Angka

Baca: KISAH Cewek Cantik Asal Pekanbaru Terlahir dari Keluarga Penari, Kuliah pada Jurusan Komunikasi

Tujuan utamanya diselenggarakan aksi peduli pendidikan ini adalah melakukan pengabdian, penelitian dan pendidikan kepada masyarakat sebagai bentuk rasa kepedulian Mahasiswa kepada masyarakat sekitar.

Kemudian memberikan pendidikan karakter kepada guru dan siswa, dan juga memberikan pemahaman tentang pentingnya pendidikan.

Kegiatan ini akan diisi juga dengan acara aksi mengajar, yaitu dengan menyertakan para pengajar sebagai ujung tombak pelaksanaan aksi peduli pendidikan.

"Kami berharap bahwa pelaksanaan kegiatan ini tidak hanya sekadar gerakan mengajar yang diusung oleh rekan-rekan mahasiswa FKIP Unri, tetapi juga lebih dari itu, yakni mendidik. Karena sesungguhnya, mendidik adalah tugas moral setiap orang terdidik dan mendidik tidak hanya sekadar memberikan pengajaran berupa hitungan matematis, ataupun tata bahasa, dan sebagainya," ungkap Andre Ketupel.

Baca: 5 Selebgram Cantik Bak Boneka dan Seksi, Ada Sering dapat DM Nakal, Ini Pengakuannya

Baca: 3 FDJ Cantik Asal Pekanbaru, Jadi Pengusaha hingga Bergelut dengan Dunia Malam

Baca: KISAH Hijaber Cantik Asal Aceh Jadi Selebgram, Cantik Bak Boneka, Ada yang DM Nakal

Baca: 3 Hijaber Cantik Bak Boneka, Ada yang Pernah Terima DM Nakal dan Dihakimi Netizen

Menurutnya, ini nilai penting dalam pelaksanaan FKIP Mengajar.

Ia tak hanya sekadar penjelmaan dari Tri Dharma perguruan tinggi, tetapi juga merupakan aspek penting dalam kehidupan seorang intelektual.

Sebab itu dengan mengabdilah yang akan membedakan mahasiswa dengan para intelektual menara gading. (*)

Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved