Sport

Miris Lihat Kondisi Kolam Renang Kalinjuhang, Ini Komentar Pengurus Teras KONI

Selain menjadi kolam renang umum, juga pernah dijadikan sebagai sarana belajar olahraga renang bagi para siswa SMP dan SMA di Pekanbaru.

Miris Lihat Kondisi Kolam Renang Kalinjuhang, Ini Komentar Pengurus Teras KONI
Istimewa
Kondisi Kolam Renang Kalinjuhang di Jalan Hangtuah, tepatnya di depan Masjid Agung An Nur Pekanbaru tersebut, kini memprihatinkan. Kondisinya tidak terawat dan di dalam kolam banyak sampah. Foto diambil Minggu (3/2/2019) siang. 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Syafruddin Mirohi

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kondisi Kolam Renang Kalinjuhang, kini sangat memprihatinkan. Kolam yang berada di Jalan Hangtuah, tepatnya di depan Masjid Agung An Nur Pekanbaru tersebut, tidak terawat dan di dalam kolam banyak sampah.

Kondisi ini tentunya membuat sedih hati warga Kota Pekanbaru. Sebab, kolam Kalinjuhang tersebut, sempat menjadi kebanggaan warga Kota Bertuah, umumnya warga Riau.

Selain menjadi kolam renang umum, juga pernah dijadikan sebagai sarana belajar olahraga renang bagi para siswa SMP dan SMA di Pekanbaru.

Baca: Al & Dul Berurai Air Mata Melantunkan Lagu Hadapi dengan Senyuman, Ini Lirik & Link Download MP3

Bahkan Kolam Renang Kalinjuhang tersebut, pernah dijadikan venue cabor polo air, saat digelarnya PON tahun 2012 di Riau.

"Saya sedih melihatnya. Kok dibiarkan seperti itu kolamnya. Sudah miliaran rupiah uang APBD yang bersumber dari uang rakyat, habis memperbaiki kolam tersebut," kata Wakil Ketua KONI Pekanbaru Afrizal Usman, Minggu (3/2/2019) kepada Tribunpekanbaru.com.

Kondisi Kolam Renang Kalinjuhang di Jalan Hangtuah, tepatnya di depan Masjid Agung An Nur Pekanbaru tersebut, kini memprihatinkan. Kondisinya tidak terawat dan di dalam kolam banyak sampah. Foto diambil Minggu (3/2/2019) siang.
Kondisi Kolam Renang Kalinjuhang di Jalan Hangtuah, tepatnya di depan Masjid Agung An Nur Pekanbaru tersebut, kini memprihatinkan. Kondisinya tidak terawat dan di dalam kolam banyak sampah. Foto diambil Minggu (3/2/2019) siang. (Istimewa)

Diakuinya, wewenang dan tanggung jawab Kolam Kalinjuhang tersebut, adalah Dispora Riau. Namun sebagai anak jati Pekanbaru, serta sebagai Ketua Cabor Karate Pekanbaru, Afrizal merasa terpanggil untuk menyuarakan ini.

Sebab, sudah berapa tahun belakangan ini, Kolam Kalinjuhang tersebut terkesan diabaikan saja. Airnya sudah hitam berlumut, gedungnya mulai lapuk serta suasananya seram bagi orang yang melintas di malam hari.

"Kami sudah telpon Pak Doni (Kadispora Riau), mempertanyakan kolam ini. Katanya akan segera diperbaiki. Nantinya akan dijadikan kolam renang syariah, khusus perempuan. Intinya, terserah mau dijadikan apa. Yang penting Kalinjuhang itu harus diperbaiki dan difungsikan," tuturnya.

Afrizal yang juga pengurus LAM Riau ini mengatakan, setelah berfungsi nanti lagi, kolam tersebut mau dikelola sendiri oleh pemerintah atau diserahkan ke pihak ketiga, itu tidak terlalu penting. Yang pasti, uang miliaran rupiah, sudah digelontorkan untuk renovasi kolam sebelum PON tahun 2012 lalu di Riau.

"Orang sudah tahu Kalinjuhang itu hibah dari pihak ketiga. Saat dikelola BUMD Pekanbaru beberapa tahun lalu, kolam ini berfungsi dan mendatangkan PAD. Sekarang ironisnya, usai PON 2012, kolam tersebut jadi sarang hantu. Bahkan kemungkinan besar jadi tempat mesum bagi ABG di malam hari. Peluang itu terbuka," paparnya.

Baca: FOTO: Pedagang Saat HBKB di Pekanbaru Membludak

Karena sudah banyaknya masukan warga, termasuk dirinya yang setiap hari melihat kolam tersebut, Afrizal berharap pemerintah segera memperbaiki.

"Jangan banyak alasan lagi. Kalau alasannya berdekatan dengan Masjid Agung, tinggal teknisnya saja pengoperasionalannya. Kalau diperuntukkan kolam syariah, kita dukung," tegasnya. (*)

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved