Maret Nanti Kontingen Riau untuk Porwil 2019 di Bengkulu Sudah Terbentuk

Para atlet yang masuk kontingen Riau, nantinya akan menjalani tes fisik yang akan dilaksanakan KONI Riau.

Maret Nanti Kontingen Riau untuk Porwil 2019 di Bengkulu Sudah Terbentuk
Internet
Logo KONI

tribunpekanbaru.com - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau pada Jumat (1/2) lalu memanggil lima cabang olahraga (cabor) yang akan bertanding pada Porwil Sumatra 2019. Namun dari lima cabor yang diagendakan bertemu, baru dua cabor yang hadir yakni takraw dan sepakbola.

"Untuk renang, panjat tebing, tinju, belum hadir dan akan kita agendakan kembali," ujar Ketua Umum KONI Riau, Emrizal Pakis, Senin (4/2).

KONI sengaja mengundang para pengurus cabor, untuk mengetahui persiapan menghadapi Porwil 2019 di Bengkulu. Dalam pertemuan itu, pengurus takraw mengaku masih menyusun atlet yang akan dibawa.

"Atlet yang mereka susun saat ini belum final, dan masih uji coba," terang Emrizal.

Dia menyebut takraw diberi kesempatan sampai pertengahan Maret mendatang, dan pada bulan tersebut tim takraw Porwil Riau sudah terbentuk.

Sedangkan sepakbola minta pemanggilannya diagendakan lagi. Karena saat hadir lalu, pelatih sepakbola Porwil Riau langsung minta izin karena ada keperluan mendadak. "Terpaksa kita agendakan lagi," ujar Emrizal.

Selain itu, cabor basket yang sebelumnya sudah dipanggil, kembali hadir lagi. Saat itu pengurus juga menyampaikan masih menyusun pemain. Kendalanya adalah, beberapa atlet basket Riau berlatih di klub di Jawa Tengah dan mendapatkan beasiswa. Sekarang masih mencari ruang apakah mereka bisa tampil untuk Riau atau tidak. Apalagi, si atlet sudah pernah tampil di porprov Riau.

"Kalau sudah tampil di Porprov Riau, tidak ada cerita lagi main untuk daerah lain. Sebab ia sudah terdaftar sebagai atlet Riau," kata Emrizal.

KONI sendiri mengagendakan memanggil 10 pengurus cabor untuk diketahui persiapan mereka menghadapi Porwil. Ke-10 cabor itu adalah catur, biliar, atletik, bulutangkis, basket, sepakbola, voli, tinju, renang, dan panjat tebing.

Setelah pertemuan, KONI memberikan waktu kepada 10 cabor tersebut untuk menyiapkan atlet, dan paling lambat Maret 2019 nanti tim dan atlet Porwil Riau sudah 100 persen terbentuk. "Karena Maret itu kita akan melakukan tes fisik kepada para atlet," ucap Emrizal.

Sedangkan Traning Camp (TC) penuh Porwil akan dilaksanakan 1 atau 2 bulan jelang pelaksanan Porwil 2019.

Pada Porwil Sumatra 2019 ini Riau memasang target mempertahankan juara umum Porwil yang diraih 2015 lalu di Bangka Belitung. (rsy)

Penulis: Rino Syahril
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved