RT RW Boleh Kampanyekan Caleg dan Peserta Pemilu Lainnya. Ini Penjelasan Bawaslu Riau

Banyak Caleg dan peserta pemilu yang memanfaatkan ketua RT dan RW untuk jadi Kordinator di lapangan dalam mencari suara massa.

RT RW Boleh Kampanyekan Caleg dan Peserta Pemilu Lainnya. Ini Penjelasan Bawaslu Riau
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Deklarasi Kampanye Damai Serentak Pemilihan Umum 2019 digelar di Jalan Cut Nya Dien Pekanbaru, Minggu (23/9/2018) pagi saat hari bebas kendaraan bermotor (HBKB). (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY). 

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU-Sebagian masyarakat mempertanyakan keberadaan Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW)yang terlibat langsung mengkampanyekan peserta pemilu 2019.

Terhadap hal itu, Bawaslu Riau mengungkapkan jika hal itu tidak dilarang. RT RW tidak termasuk dalam kategori perangkat desa.

"Kalau RT dan RW tidak masuk dalam perangkat Desa, yang masuk dalam perangkat Desa itu Kades Paur hingga Kadus (Kepala Dusun,red), jadi tidak masuk disana RT dan RW," ujar Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan kepada Tribun Senin (4/2/2019).

Diakui Rusidi Rusdan banyak Caleg dan peserta pemilu yang memanfaatkan ketua RT dan RW untuk jadi Kordinator di lapangan dalam mencari suara massa.

Bawaslu juga mengharapkan agar RT dan RW jangan menjadi biang masalah yang menyebabkan perpecahan masyarakat.

"Jangan sampai ketua RT dan RW nya yang memancing masalah, jadi peran RT dan RW ini sangat penting dalam sukseskan Pemilu," paparnya.

Lebih lanjut Rusidi Rusdan menerangkan jika ketua RT dan RW juga punya tanggung jawab yang besar pada Pemilu ini dalam melawan berita hoaks yang tentunya bisa menimbulkan perpecahan pada masyarakat nantinya.

"Makanya kami tekankan kepada RT dan RW harus bisa menjalankan fungsi nya di tingkat paling bawah, melawan serangan berita hoaks dan lainnya," jelas Rusidi.

Bawaslu sudah mengumpulkan sejumlah RT dan RW akhir pekan lalu dan sudah menyampaikan sosialisasi terkait penanganan dan tantangan yang akan dihadapi dalam pemilu nanti.

"Kami juga meminta kepada RT dan RW untuk aktif melaporkan jika terjadi sesuatu kejanggalan saat pemilu," jelasnya.(*)

Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved