Vonis 8 Bulan untuk Kades yang Diduga Mobilisasi Massa untuk Caleg

Seorang Kades di Inhil diduga memobilisasi massa untuk acara seorang caleg. Dia pun tersangkut pidana pemilu.

Vonis 8 Bulan untuk Kades yang Diduga Mobilisasi Massa untuk Caleg
tribunpekanbaru
Sidang putusan tindak pidana pemilu yang menyeret Kepala Desa (Kades) Tegal Rejo Jaya, Kecamatan Pelangiran, di PN Tembilahan, Inhil, Senin (4/2) lalu.

tribunpekanbaru.com - Pengadilan Negeri (PN) Tembilahan menggelar sidang putusan (vonis) untuk perkara tindak pidana Pemilu yang menyeret Kepala Desa (Kades) Tegal Rejo Jaya, Kecamatan Pelangiran. Sidang ini digelar di PN Tembilahan, Inhil, Senin (4/2) lalu.

Dalam sidang, hakim menyatakan terdakwa Syahrial Bin Rusli terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pemilu, sebagaimana diatur dalam UU nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, Pasal 490 UU RI Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum sebagaimana disebut dalam dakwaan tunggal.

Hakim menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Sayhrial dengan pidana penjara selama 8 bulan dan denda sebesar Rp5 juta, dengan ketentuan apabila denda tidak dibayar diganti dengan dengan pidana kurungan selama 2 bulan.

Vonis bersalah dengan 8 bulan penjara ini lebih berat dari tuntutan jaksa yaitu 3 bulan penjara.

Dalam perkara ini, hakim menetapkan barang bukti antara lain 1 unit handphone merk Samsung Galaxy J1 warna dongker dengan imei 359897064453265 dengan kartu SIM nomor 082288753219, yang dalam folder galeri terdapat foto dan video kegiatan silaturrahmi seorang caleg untuk DPR RI di desa Teluk Sungka. Barang bukti tersebut dikembalikan kepada saksi Darmawan als Mawan Bin Agustami. Kepada Terdakwa juga dibebankan biaya perkara Rp5 ribu.

Usai pembacaan vonis, penasihat hukum terdakwa menyampaikan akan melakukan banding, sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) masih pikir-pikir.

Menanggapi hasil putusan ini, Kepala Bawaslu Inhil, M Dong menuturkan, pihaknya menghormati putusan pengadilan dan menghormati upaya hukum banding yang dilakukan terdakwa.

“Kita serahkan sepenuhnya kepada prosedur hukum yang berlaku. Mudah-mudahan vonis ini jadi perhatian pihak-pihak yang dilarang terlibat dalam kegiatan kampanye, sehingga tidak ada lagi yang melakukan pelanggaran,” terangnya.

Kades Tegal Rejo Jaya, Syahrial, berurusan dengan tindak pidana Pemilu setelah sebelumnya diduga akan melakukan mobilisasi massa di Desa Teluk Sungka Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS), Kabupaten Inhil. Pergerakannya tersebut terpantau petugas Pengawal Pemilu melalui bukti rekaman video amatir. (odi)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved