Baru Masuk LP Sukamiskin, Suami Inneke Koesherawati Mengaku Keluar Duit Rp 700 Juta

ia harus mengeluarkan uang Rp 700 juta. "Itu untuk booking kamar dari seorang broker, di dalamnya ada TV, AC dan fasilitas lainnya

Baru Masuk LP Sukamiskin, Suami Inneke Koesherawati Mengaku Keluar Duit Rp 700 Juta
TRIBUNNEWS
Direktur PT Melati Technofo Indonesia (MTI) Fahmi Darmawansyah dipeluk istrinya, Inneke Koesherawati usai menjalani persidangan lanjutan dengan agenda pembacaan vonis di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (24/5/2017) 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Terdakwa kasus suap mantan Kalapas Sukamiskin Wahid Husen, Fahmi Darmawansyah mengaku mengelontorkan uang miliaran rupiah untuk membuat saung.

"Biayanya mencapai Rp 1,7 miliar," ujar Fahmi Darmawansyah saat menjawab pertanyaan hakim terkait biaya yang sudah dikeluarkan demi membangun saung, saat bersaksi di Pengadilan Tipikor di Pengadilan Negeri Bandung, Rabu (6/2/2019).

 Fahmi mengakui nilai itu sangat mahal.

Biaya memasukkan material ke dalam lapas yang membuat biaya semakin mahal karena harus berkoordinasi dengan petugas Lapas Sukamiskin.

"Memang terlalu mahal, kalau di luar lapas Rp 500 juta. Saungnya dikelola oleh (terdakwa) Andri Rahmat," ujar Fahmi yang juga suami dari artis Inneke Koesherawati itu.

Baca: Valentino Rossi Siap Geber Yamaha M1. Tim Monster Energy Temukan Sejumlah Kelemahan

Baca: Ditawarkan Jadi Babysitter dan SPG, 7 Gadis Dijual untuk Dijadikan Terapis Pijat Plus-plus dan PSK

Fahmi Darmawansyah mengaku saung itu dibuat saat Lapas Sukamiskin dipimpin Dedi Handoko.

Saat Wahid Husen jadi Kalapas Sukamiskin, Fahmi Darmawansyah memperbaiki saung itu dengan menambahkan toilet dan wallpaper.

"Di saung itu memang ada taman herbal dan ada mesinnya," ujar Fahmi Darmawansyah.

Ia menambahkan, saat awal masuk Lapas Sukamiskin karena kasus suap pejabat Bakamla, ia harus mengeluarkan uang Rp 700 juta.

"Itu untuk booking kamar dari seorang broker, di dalamnya ada TV, AC dan fasilitas lainnya," ujar Fahmi Darmawansyah.

Selain itu, ia juga mengungkap soal biaya perawatan kamar tahanan per bulan mencapai Rp 1, 5 juta. Itu dibayarkan oleh warga binaan kasus korupsi.

Halaman
1234
Editor: CandraDani
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved