Sering Jadi Temuan BPK. Bawaslu Ingatkan Jajaran Jangan Pernah Tunda Honor Pengawas

Menurutnya honor petugas pengawas sangat penting karena ketika honor tidak sampai pada pengawas yang bersangkutan, pasti pengawas akan "berteriak"

Sering Jadi Temuan BPK. Bawaslu Ingatkan Jajaran Jangan Pernah Tunda Honor Pengawas
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Sejumlah warga meramaikan sosialisasi Pemilu 2019 damai di Jalan Sudirman saat hari bebas kendaraan bermotor (HBKB), Minggu (30/9/2018). (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY) 

TRIBUNPEKANBARU.COM,DENPASAR-Sekretaris Jenderal Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI Gunawan Siswantoro mengingatkan jajarannya agar jangan sampai menunda pembayaran honor para petugas pengawas terkait pelaksanaan Pemilu 2019.

"Saya minta, sebelum kita melangkah, hak-hak honor dari pengawas TPS, pengawas kelurahan dan kecamatan, jangan pernah tidak diberikan," kata Gunawan saat menyampaikan sambutan pada acara Sosialisasi SPIP, LHKPN, dan Gratifikasi Tahun 2019, di Denpasar, Selasa (6/2/2019) malam.

Menurutnya honor petugas pengawas sangat penting karena ketika honor tidak sampai pada pengawas yang bersangkutan, pasti mereka para pengawas akan "berteriak".

Berdasarkan pengalaman Pemilu 2009 dan 2014, saat dilakukan pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan dengan mengambil sampel para pengawas yang dihubungi via telepon, ternyata masih ditemukan adanya penyaluran honor yang dinilai tidak benar.

"Oleh karena itu, jangan pernah ada cek mundur dan pengawas TPS fiktif. Ini sangat berbahaya," tegas Gunawan.

Lebih lanjut ia berpandangan pengawas TPS dalam pemilu secara nasional sangat riskan menjadi temuan BPK.

"Saya mohon betul untuk kita sama-sama membuktikan sanggup mengawal pengawasan Pemilu 2019 dan sanggup mempertanggungjawabkan anggaran Pemilu 2019," rincinya.

Dia menyebut anggaran yang dikelola Bawaslu cukup besar mencapai Rp8,6 triliun untuk tahun ini.

Karena itu, jajarannya wajib untuk terus meningkatkan kualitas kinerja sehingga opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dapat diraih Bawaslu.(*)

Editor: Ilham Yafiz
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved