Usai Pemilu Nanti Forki Riau Gelar Musda Pilih Ketua Baru

Induk organisasi olahraga karate ini akan memilih ketua baru, karena masa kepengurusan periode sekarang segera berakhir.

tribunpekanbaru.com - Kalender kegiatan Pengprov Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Riau tahun 2019 akan segera dirilis. Setidaknya, ada beberapa agenda penting yang dipastikan akan digelar.

"Ada dua agenda dalam waktu dekat ini, yaitu Kejurda di Dumai dan Musda Pengprov Forki Riau. Dua agenda ini sudah pasti dilaksanakan," kata Ketua Pengprov Forki Riau, Dheni Kurnia, melalui Ketua Harian, Nerwan, Rabu (6/2).

Khusus untuk Musda, menurut Nerwan, belum bisa digelar dalam waktu dekat ini. Kondisi tersebut sesuai dengan belum habisnya periode kepengurusan saat ini, yang dipimpin H Dheni Kurnia. Periode kepengurusan sekarang baru akan selesai pada Mei 2019 mendatang.

"Makanya kita targetkan untuk Musda digelarnya usai Pemilu (Bulan April) mendatang. Tapi tentunya kita rapat dulu bersama pengurus dan jajaran teras Forki," tambah Nerwan.

Siapa saja kandidat yang kemungkinan akan maju mencalonkan diri untuk menjadi ketua Forki Riau pada Musda nanti, belum diketahui. Apalagi menurut Nerwan, sampai sekarang pihaknya juga belum membuka pendaftaran untuk itu. Begitu pula desas desus di luaran, belum ada yang menyatakan akan maju sebagai kandidat Ketua Forki Riau mendatang.

Meski begitu, pihaknya tetap akan membuka peluang bagi siapa saja yang ingin mencalonkan diri, sesuai dengan kriteria yang sudah ditetapkan. "Kita buka untuk semua kalangan," sebutnya.

Disinggung apakah akan ada pengaruh jika Musda digelar bersamaan dengan persiapan Pra PON dan PON, menurut Nerwan tidak ada. Sebab semua bidang yang mempersiapkan tim bekerja sesuai tupoksi masing-masing.

Pra PON cabor karate akan digelar di Nusa Tenggara Timur (NTT) sekitar Oktober 2019 mendatang. Karate Riau sudah menyatakan akan tampil dengan membawa skuad terbaiknya di ajang kualifikasi PON tersebut.

Karate Riau berharap bisa tampil full tim pada Pra PON itu, meski diakui kondisi anggaran KONI Riau saat ini dalam masa rasionalisasi. Namun diyakini lembaga pembina organisasi olahraga Riau tersebut bisa mencarikan solusi terbaik agar kareta bisa mengirim atlet full tim ke ajang tersebut.

Karate Riau berencana menurunkan 19 atlet putra-putri, sesuai jumlah kelas yang ditandingkan di Pra PON tersebut. Dengan begitu, peluang karate Riau meloloskan banyak atlet ke PON Papua lebih terbuka. (saf)

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved