Naikkan HP dengan Galah Bambu, Cara SMK di Desa Kuala Selat Inhil Dapat Jaringan Internet

Pihak SMK An-Nur Desa Kuala Selat khawatir sulitnya jaringan internet mengganggu proses ujian nasional berbasis komputer.

Naikkan HP dengan Galah Bambu, Cara SMK di Desa Kuala Selat Inhil Dapat Jaringan Internet
Illustrasi jaringan internet lemot 

tribunpekanbaru.com - Setelah mendapat bantuan 10 unit laptop dan 1 unit server dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, SMK An-Nur Desa Kuala Selat, kini dipusingkan dengan susahnya mendapatkan jaringan yang baik untuk mengakses layanan internet.

Layanan internet yang baik memang sangat dibutuhkan oleh sekolah yang terletak di Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) ini, untuk bisa mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2019.

Keberadaan desa yang memang cukup terpencil di Pesisir Inhil ini, membuat jaringan internet yang lancar menjadi sesuatu yang cukup langka, dan menjadi sesuatu yang sangat berarti.

“Kendalanya adalah jaringan internet yang sangat sulit, sinyal yang ada masih 2G,” ujar Kepala Sekolah (Kepsek) SMK An-Nur Kuala Selat, Dani Sartika MM, Kamis (7/2).

Tidak menyerah dengan keadaan, demi mendapatkan jaringan yang baik, sekolah pun berinisiatif dengan bermodalkan hotspot dari handphone (HP) android yang diletakkan di atas gedung sekolah menggunakan bambu, yang kemudian dipancarkan ke server.

Meskipun cara ini belum sepenuhnya maksimal, Dani Sartika berharap UNBK tetap bisa diikuti oleh sekolahnya. “Semoga simulasi kedua ini berhasil, UNBK bisa berjalan dengan lancar dan tidak ada kendala,” harapnya.

Menurut Dani, sebelumnya pihak sekolah telah meminta bantuan kepada pihak provider seluler untuk menyediakan jaringan internet menjadi 4G, namun belum juga ada tanggapan dan perubahan. Begitu juga bantuan yang diminta kepada anggota Dewan Inhil hingga Dewan Provinsi Riau dapil Inhil, juga belum berbuah perubahan.

“Hingga kini belum ada tanda-tanda jaringan di Desa Kuala Selat menjadi 4G. Kita sudah minta bantuan Telkomsel, namun hingga kini belum ada kemajuan,” tuturnya. (odi)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved