Kebakaran Lahan Kembali Terjadi di Bangsal Aceh Dumai, Petugas Gabungan Langsung Turun Tangan

Belum diketahui seberapa luas lahan yang terbakar, namun petugas gabung yang segera turun berhasil memadamkan api.

Kebakaran Lahan Kembali Terjadi di Bangsal Aceh Dumai, Petugas Gabungan Langsung Turun Tangan
tribunpekanbaru/syahrul
Tim gabungan melakukan pemadaman dan pendingan di lahan yang terbakar di Bangsal Aceh, Sungai Sembilan, Kota Dumai, Jumat (8/2). 

tribunpekanbaru.com - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di kawasan Bangsal Aceh, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, pada Jumat (8/2) kemarin.

Berdasarkan informasi, kebakaran lahan tersebut terjadi sekitar 4,5-5 kilometer dari batas luar lahan konsesi milik PT RUJ, Mitra Sinar Mas Forestry Group di Kota Dumai.

Hal ini dibenarkan Kepala BPBD Riau, Edwar Sanger, pada Jumat (8/2). Menurutnya, kebakaran lahan tersebut terjadi di kawasan Bangsal Aceh, Sungai Sembilan, Kota Dumai.

"Betul, informasi dari anggota memang ada kebakaran lahan di kawasan tersebut. Namun saya belum bisa pastikan seberapa luas lahan yang terbakar dan informasi detil lainnya, karena anggota masih berada di lapangan," sebutnya.

Dari informasi yang dihimpun, kebakaran tersebut diketahui terjadi sejak sekitar pukul 10.00 WIB dan sudah dilakukan proses pemadaman serta pendinginan oleh sejumlah personil gabungan, baik dari TNI, Kepolisian, BPBD, dan stakeholder setempat.

Edwar mengimbau agar masyarakat senantiasa berhati-hati dalam melakukan pembersihan lahan. Apalagi, musim kemarau sudah kian dekat yang akan membawa suhu udara cukup panas. "Jagalah alam, maka alam akan menjaga kita semua. Kepada masyarakat agar berhati-hati dalam membersihkan lahan dan jangan langsung lakukan pembakaran, sebab akan berdampak pada lingkungan keseluruhan," pesannya.

Terpisah, Humas Sinar Mas Forestry Group, Nurul Huda mengatakan, pihaknya langsung ikut ke lapangan melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi kebakaran.

"Sinar Mas turut serta melakukan pemadaman hingga pendinginan bersama pemerintah. Di antaranya dengan menurunkan heli water bombing Super Puma APP-Sinar Mas Forestry Type AS332 PK-DAN dan sejumlah peralatan lainnya," terangnya.

Hingga kemarin sore, proses pendinginan masih terus berlangsung di lokasi lahan yang terbakar. Belum diketahui berapa luas lahan yang terbakar dan kerugian akibat kebakaran tersebut. (mad)

Penulis: Syahrul
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved