Pemungutan Suara di Luar Negeri Dilakukan Lebih Awal dan Ada Kotak suara Keliling

Pemungutan suara dilakukan di 130 titik yang tersebar di 5 benua di dunia oleh Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN).

Pemungutan Suara di Luar Negeri Dilakukan Lebih Awal dan Ada Kotak suara Keliling
TRIBUNNEWS/JEPRIMA
Anggota komisioner KPU Ilham Saputra saat meninjau proses cetak surat suara pemilihan umum 2019 di Percetakan Kompas Gramedia, Jakarta Pusat, Minggu (20/1/2019). 

TRIBUNPEKANBARU.COM,JAKARTA-Pemungutan suara pemilu 2019 di luar negeri akan dimulai lebih awal, yaitu 8-14 April 2019.

Pemungutan suara dilakukan di 130 titik yang tersebar di 5 benua di dunia oleh Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN).

"Masing-masing PPLN sedang menyiapkan, sedang rekruitmen untuk Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) luar negeri," kata

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Viryan Azis di kantor KPU, Jakarta Pusat, Jumat (8/2/2019).

Selain mencoblos di TPS, pemilih di luar negeri juga dimungkinkan menggunakan hak pilihnya melalui dua metode lain, yaitu pos dan kotak suara keliling (KSK).

Metode pos didesain untuk melayani pemilih yang jauh dari panitia pemilihan.

Melalui sistem ini, KPU akan mengirimkan surat suara kepada pemilih.

Setelah mencoblos, pemilih akan mengirimkan kembali surat suara itu ke KPU melalui pos.

Sementara itu, metode kotak suara keliling dilakukan di titik-titik tertentu yang berada di sebuah lingkungan yang tak terlalu jauh dari WNI.

"Sehingga bisa dilayani, tapi jauh dari kantor Konsulat Jenderal Indonesia (KJRI) atau kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI)," terang Viryan.

Lebih lanjut Viryan mengungkapkan jika tiga metode pemilihan ini dirancang untuk memudahkan pemilih menggunakan hak pilihnya.

"Tiga metode ini bisa jangkau semua pemilih. Jadi semangatnya menyesuaikan dengan kondisi WNI, para pemilih kita di luar negeri," kata dia.

Sementara itu, berdasarkan data yang dihimpun KPU, terdapat total 2.058.191 pemilih WNI yang berdomisili di luar negeri.

Jumlah itu terdiri dari 1.155.464 pemilih perempuan dan 902.727 laki-laki. Jumlah pemilih dalam negeri sebanyak 190.770.329 orang,

dengan rincian pemilih laki-laki 95.368.349 dan perempuan 95.401.980.(*)

Editor: Ilham Yafiz
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved