Punya 33 Paket Kecil Sabu Siap Edar, Empat Lelaki di Dumai Diamankan Polisi

Empat pria terpaksa berurusan dengan polisi karena memiliki 33 paket sabu yang diduga siap diedarkan.

Punya 33 Paket Kecil Sabu Siap Edar, Empat Lelaki di Dumai Diamankan Polisi
Tribun Pekanbaru/Syahrul Ramadhan
Empat tersangka diamankan tim Opsnal Polres Dumai terkait kepemilikan 33 paket narkoba jenis sabu. 

tribunpekanbaru.com - Empat orang pria diamankan tim opsnal Polres Dumai, atas kepemilikan 33 paket kecil sabu siap edar. Keempatnya diamankan polisi pada Kamis (7/2) lalu.

Setelah melakukan proses penyelidikan dan pengembangan selama hampir seminggu, keempatnya berhasil diringkus di lokasi berbeda oleh pihak kepolisian.

Kapolres Dumai AKBP Restika P Nainggolan melalui Paur Humas Polres Dumai, Iptu Dedi Nofarizal mengatakan, keempat tersangka adalah RF (32) warga Bumi Ayu, RI (41) warga Bagan Besar, SJ (45) warga Dumai Timur, dan SU (44) warga Bukit Kapur. Mereka diamankan setelah digerebek oleh kepolisian.

"Keempat tersangka kita amankan secara terpisah setelah dilakukan pengembangan dari informasi masyarakat. Sebanyak 33 paket sabu ikut kita amankan dalam penggerebekan tersebut," ungkap Dedi kemarin.

Dia menerangkan, penangkapan berawal dari informasi masyarakat pada awal Februari lalu, terkait aktifias transaksi barang haram di sebuah gudang penampungan BBM di Kota Dumai. Dari informasi tersebut, polisi kemudian melakukan penyelidikan dan pengembangan di daerah dimaksud dan langsung mengambil tindakan.

Pada penggerebekan pertama, polisi berhasil mengamankan RI dan RF bersama sejumlah barang bukti 33 paket kecil sabu siap jual, satu unit timbangan digital, dua blok plastik obat, dua unit alat hisap sabu, satu unit tas sandang loreng, uang tunai Rp22.000, tiga unit kamera cctv, satu unit layar monitor merk ACER, dan satu unit DVR cctv.

"Pasca penggerebekan pertama, tim langsung melakukan pengembangan dan mendapatkan informasi keberadaan dua orang lainnya yakni SU dan SJ di lokasi lain, dan langsung kita amankan hari itu juga," jelasnya.

Saat ini, keempatnya sudah berada di Polres Dumai untuk pemeriksaan lebih lanjut terkait jaringan narkoba mereka. "Keempatnya dijerat dengan Pasal 112 jo 114 UU Narkotika Nomor 35/2009 dengan ancaman hukuman lima tahun penjara," terangnya. (mad)

Penulis: Syahrul
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved