Takraw Tak Ditandingkan di Porwil Sumatra 2019, Peluang Medali Emas Riau Melayang

Cabor takraw yang jadi salah satu andalan Riau, tak ditandingkan di Porwil Sumatra 2019 di Bengkulu.

Takraw Tak Ditandingkan di Porwil Sumatra 2019, Peluang Medali Emas Riau Melayang
antara
Cabor takraw tidak ditandingkan di Porwil Sumatra 2019. Padahal takraw salah satu cabor andalan Riau untuk meraih medali. 

tribunpekanbaru.com - Target mempertahankan juara umum Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Sumatra 2019 cukup sulit bagi Riau. Apalagi, salah satu cabor andalan Riau yaitu sepak takraw, tidak ditandingkan di Porwil Sumatra 2019, yang akan digelar di Bengkulu pada 3-9 November 2019.

Pada Porwil 2015 lalu, takraw Riau berhasil membawa pulang satu emas dan satu perak. Namun Porwil 2019 di Bengkulu, peluang meraih dua medali emas pupus karena Bengkulu memutuskan tidak mempertandingkan cabor takraw.

Sekretaris Umum KONI Riau, Deni Ermanto kepada Tribun, Jumat (8/2) mengatakan, tidak ditandingkannya cabor takraw sudah sesuai dengan surat yang diterima KONI Riau dari KONI Bengkulu, bernomor 14/KONI-BKL/I/2019 tanggal 22 Januari 2019.

"Dalam surat itu dijelaskan, untuk Porwil 2019 cabor takraw tidak ditandingkan. Sebab Bengkulu ditunjuk oleh PB Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) untuk menjadi tuan rumah Pra PON sepak takraw wilayah B/II, sesuai dengan Surat PB PSTI Nomor 08/A.001/PB.PSTI/I/2019 tanggal 18 Januari 2019," terang Deni.

Dengan tidak ditandingkannya takraw, maka Deni minta kepada cabor lain yang ditandingkan meraih prestasi tinggi, dan membawa pulang medali emas walau diakuinya cukup berat.

Catur
Berbeda dengan takraw, cabor catur Riau memasang target juara umum di Porwil Bengkulu nanti. Target itu dipasang Pengprov Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Riau, karena pada Porwil 2015 silam di Bangka Belitung, catur Riau berhasil juara umum. Prestasi itu akan dipertahankan pada Porwil 2019.

Kabid Binpres Percasi Riau, Sudirman, Jumat (8/2) mengatakan, catur Riau pada 2015 silam meraih juara umum Porwil dengan koleksi 10 emas, 3 perak, dan 1 perunggu. Namun diakuinya, untuk mempertahankan status juara umum bukan pekerjaan mudah.

"Tapi dengan materi atlet yang akan kita turunkan, kita optimistis akan bisa mempertahankan juara umum. Atlet yang dibawa nanti mayoritas masih atlet yang tampil pada Porwil 2015 silam," terang Sudirman.

Atlet yang disiapkan untuk Porwil Bengkulu itu ada enam orang putra, yaitu Master Nasional (MN) Ahmad Bahtiar, Asrul Hidayat (MN), Jhon Roy Damanik (MN), Nelson Roganda Pasaribu (MN), Usman Ritonga (MP), dan Edi Raya N 70 MN.

Saat ini seluruh atlet yang akan dibawa ke Porwil 2019 tersebut masih fokus menjalani latihan setiap hari. (rsy)

Penulis: Rino Syahril
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved