Rokan Hulu

Makan Bukancah ‎Khas Rohul Merupakan Tradisi Penuh Arti

Tradisi makan bukancah merupakan suatu kegiatan atau aktifitas sosial kemasyarakatan, melaksanakan makan bersama secara tradisional

Makan Bukancah ‎Khas Rohul Merupakan Tradisi Penuh Arti
Istimewa
Makan bukancah di acara jelajah rimba Rohul 

Laporan Wartawan Tribunrohul.com, Donny Kusuma Putra

TRIBUNROHUL.COM, PASIRPANGARAIAN - ‎Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) yang terkenal dengan sebutan Negeri seribu Suluk, memliki banyak tradisi yang perlu unik dan perlu dilestarikan dan di promosikan ke daerah-daerah lainya.

Di antaranya tradisi ‎Makan Bukancah.

Tradisi makan bukancah merupakan suatu kegiatan atau aktifitas sosial kemasyarakatan, melaksanakan makan bersama secara tradisional di beberapa daerah di Kabupaten Rohul.

Menurut orang-orang tua dulu, seperti Pak Taslim, makan bukancah ini merupakan tardisi nenek moyang yang telah lama ada di negeri seribu suluk.

Baca: Polisi Rilis Kronologi Lakalantas Tewaskan Pelajar SMP di Jalan Arifin Achmad, Korban Hendak Belok

Ia menuturkan, makan bukancah dilaksanakan dengan mengambil sambal atau gulai secara langsung ke kancah atau kuali yang besar tanpa daun telinga, tanpa di hidangkan atau disuguhkan, sehingga disebut dengan istilah makan bukancah.

Lebih lanjut diterangkannya, pengambilan sambal atau gulai di dalam kancah pada makan bersama tersebut dilaksanakan oleh semua yang hadir. Baik pejabat atau masyarakaat biasa, baik yang dewasa maupun anak-anak.

Diakuinya, moment makan bukancah ini menunjukkan dan menggambarkan kebersamaan, gotong royong dan kebersamaan.

Lebih-lebih bagi pejabat dan orang penting yang menunjukkan kerendahan hati dan berbaurnya pemimpin dengan masyarakat.

"Meskipun pejabat, masyarakat dan anak-anak berbaur, tetapi tetap menjaga kaedah-kaedah dan nilai-nilai adat serta budaya ketimurannya," sebutnya.

Halaman
123
Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved