Bengkalis

Tanoto Foundantion Gelar Pelatihan Peran serta Masyarakat untuk Sekolah Mitra di Bengkalis

Tanoto Foudantion merangkul masyarakat untuk terlibat dalam memberikan pembelajaran aktif ke sekolah yang menjadi mitra Tanoto Foundation.

Tanoto Foundantion Gelar Pelatihan Peran serta Masyarakat untuk Sekolah Mitra di Bengkalis
Istimewa
Pelatihan Peran Serta Masyarakat (PSM) yang digelar Tanoto Foundantion, Sabtu (9/2/2019) kemarin. 

Laporan wartawan tribunbengkalis.com Muhammad Natsir

TRIBUNBENGKALIS.COM, BENGKALIS - Keseriusan Tanoto Foundation melaksanakan Program Pengembangan Inovasi untuk Kualitas Pembelajaran (Pintar) yang dimulai sejak tahun 2018 lalu sudah memasuki tahap yang lebih dalam di Bengkalis.

Tidak hanya melaksanakan kegiatan pelatihan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS), kali ini Tanoto Foudantion juga merangkul masyarakat untuk terlibat dalam memberikan pembelajaran aktif ke sekolah yang menjadi mitra Tanoto Foundation.

Hal ini dibuktikan Tanoto Foundation dengan memberikan pelatihan khusus berupa Pelatihan Peranan Serta Masyarakat (PSM) Tingkatkan Mutu Pembelajaran di Sekolah. Pelatihan digelar satu hari pada Sabtu, (9/2) kemarin di salah satu hotel di kota Bengkalis.

Baca: Ditemukan Jasad Mutilasi di Sungai di Malaysia, Korban Diduga Pengusaha Tekstil asal Bandung

Dalam pelatihan ini diikuti sebanyak 108 peserta terdiri dari utusan 27 sekolah dasar (SD) sederajat dan sekolah menengah pertama (SMP) sederajat terdiri dari Komite sekolah, mitra Tanoto Foundation di Kecamatan Bengkalis dan Bantan.

Kooridantor Tanoto Foundantion Bengkalis Leo Ferddian mengungkapkan, keterlibatan masyarakat dalam meningkatkan mutu pendidikan sangat peting. Karena masyarakat tempat sekolah berada bisa terlibat langsung dalam memberikan pembelajaran aktif kepada siswa.

"Kalau bisanya, masyarakat atau komite sekolah terlibat membatu pembelajaran dengan memberikan dukungan berupa membuatkan sekolah pojok baca, atau pondok baca dan bantuan materil lainnya. Namun kali ini kita punya harapan lain keterlibatan masyarakat sekitar sekolah ke depan tidak hanya berupa materil, tetapi juga bisa mengisi kelas untuk pembelajaran aktif kepada siswa," ungkap Leo.

Menurut dia, keterlibatan peran serta masyarakat dalam memberikan kelas nantinya bisa di sesuaikan dengan kemampuan dan profesi masing masing. Untuk mewujudkan ini pihak Tanoto memfasilitasi perwakilan Komite sekolah mitra dengan pelatihan yang dibuat ini.

"Dalam pelatihan ini kita, sampaikan kepada perwakilam Komite, bagaimana pola pembelajaran aktif," terang Leo.

Baca: Detik-detik Edy Rahmayadi Marah, Ajak Seorang Demonstran Berkelahi di Kantor Gubernur, Ini Videonya

Menurut dia, dalam pelatihan ini pihak Tanoto menghadirkan Fasilitator bukan Instruktur. Sehingga dalam proses pelatihan tidak bersifat memberikan masukan namun lebih fokus menggali apa yang bisa dilakukan komite untuk memberikan peran serta dalam pembelajaran aktif di sekolah.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved