Pekanbaru

VIDEO: BPOM Edukasi Pengujung CFD Pekanbaru Soal Pemilih Memilih Kosmetik

Dalam pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) ke 18, BBPOM di Pekanbaru mengadakan sejumlah kegiatan di Car

Laporan videografer tribunpekanbaru.com Aan Ramdani

TRIBUNPEKANBARU.COM- Dalam pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) ke 18, BBPOM di Pekanbaru mengadakan sejumlah kegiatan di Car Free Day (CFD) Pekanbaru Jalan Cut Nyak Dian, Minggu pagi (10/2/2019).

Dalam kesempatan tersebut BBPOM Pekanbaru mengadakan talk show "Pintar Memilih Kosmetik".

"ini merupakan kegiatan rutin yang kami lakukan di CFD.Namun dalam kesempatan ini bertepatan dengan HUT Badan POM RI ke 18," jelas Kepala BBPOM Pekanbaru, M.Kashuri.

Kemudian BBPOM Pekanbaru juga menghadirkan laboraturium mobile untuk mengecek keamanan makanan, minuman, obat dan kosmetik.

Tampak pula beberapa badut edukasi seperti badut Odi (Obat Dengan Izin Edar), Pompi (Pohon Pemberi Informasi) dan Riko (Remaja Indonesia Anti Rokok).

BACA JUGA:

BBPOM Pekanbaru Musnahkan Produk Pangan dan Kosmetik Ilegal Senilai Rp 3,8 Miliar

FOTO: Edukasi BBPOM di Kawasan HBKB Pekanbaru

Sabrina Anggraini Wakili Riau di Ajang Putri Indonesia 2019, Simak Profil Lengkapnya

VIDEO Siaran Langsung Manchester City vs Chelsea di RCTI, Malam Ini Pukul 23.00 WIB

BBPOM juga menyediakan stand informasi mengenai contoh makanan, minumam, obat dan kosmetik yang resmi dan ilegal atau mengandung zat berbahaya.

Disamping itu, BBPOM Pekanbaru juga menghadirkan panggung hiburan yang membuat pelaksanaan peringatan HUT BPOM ke-18 ini semakin semarak.

Kemudian dalam kesempatan tersebut dilakukan Penandangan MOU antara BPOM kedengan Komisi Penyiaran Indoensia (KPI) Riau. Menginai siaran Iklan, publikasi dan promosi obat dan makanan di Provinsi Riau yang ikut disaksikan Sekdaprov Riau, Ahmad Hijazi.

"Kita Pemprov Riau mendukung penuh terhadap pengawasan obat dan makanan. Kemudian kalau bicara kosmetik dan produk lainya yang dipakai harus dalam keadaan aman," kata Ahmad Hajazi.

Ditambahkan Ahmad Hijazi, untuk keamanan tidak cukup hanya ada pengawasan dari BBPOM.Namun, butuh kecerdasan dari konsumen atau pengguna.

"Untuk keamanan kita butuh kecerdasan dari konsumen. Kalau kita hati-hati dan cerdas maka kita akan terhindar dari efek samping yang bisa mengganggu kesehatan kita," katanya. (*)

Penulis: Aan Ramdani
Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved