Berita Riau

1.000 Advokat Desak Polisi Tuntaskan Kasus Penganiayaan Satu Keluarga di Rokan Hilir

Sebanyak 80 advokat yang tergabung dalam "Gerakan 1.000 Advokat Bicara untuk Kemanusiaan" mendesak Polda Riau untuk tuntaskan kasus penganiayaan

1.000 Advokat Desak Polisi Tuntaskan Kasus Penganiayaan Satu Keluarga di Rokan Hilir
Tribun Pekanbaru/Rizky Armanda
1.000 Advokat Desak Polisi Tuntaskan Kasus Penganiayaan Satu Keluarga di Rokan Hilir 

1.000 Advokat Desak Polisi Tuntaskan Kasus Penganiayaan Satu Keluarga di Rokan Hilir

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru: Rizky Armanda

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sebanyak 80 advokat yang tergabung dalam "Gerakan 1.000 Advokat Bicara untuk Kemanusiaan" mendesak Kepolisian Daerah (Polda) Riau untuk menuntaskan kasus penganiayaan satu keluarga di Rokan Hilir (Rohil).

Kasus penganiayaan yang menimpa sebuah keluarga yang terdiri dari suami, isteri dan satu orang anak di Kabupaten Rohil pada tahun 2013 silam.

Kasus penganiayaan itu terjadi di Dusun Sera, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Rokan Hilir, Riau.

Baca: Ada Baliho GOLKAR PRABOWO di Pekanbaru, Bawaslu Riau Nilai APK Itu Ganggu Kondusifitas Pemilu 2019

Baca: DEKAN: Tidak akan Ada Lagi Acara Pernikahan di FISIP UNRI, Aksi Kupas Tuntas Ada Apa dengan FISIP?

Baca: ASN Pemko Payakumbuh Ditangkap Polisi, Ini Sebabnya

Kasus penganiayaan dialami oleh pasangan suami isteri Rajiman (55) dan Maryatun (45).

Selain itu, Arazaqul (11), anak Rajiman dan Maryatun juga dianiaya.

Bahkan hingga kini, Arazaqul harus menggunakan alat khusus yang terpasang pada bagian perut karena mengalami penyumbatan pencernaan.

Sementara Rajiman mengalami luka tusuk senjata tajam, sedikitnya 25 tusukan di sekujur tubuhnya.

Beruntung Rajiman masih bisa diselamatkan meski sekarang tak lagi normal.

Halaman
123
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved