BPN Prabowo-Sandi Tegas Berikan Bantuan Hukum Bagi Slamet Ma'arif

Peningkatan status Slamet Ma'arif menjadi tersangka setelah penyidik Polresta Surakarta, Jawa Tengah, melakukan serangkaian gelar perkara pada Jumat.

BPN Prabowo-Sandi Tegas Berikan Bantuan Hukum Bagi Slamet Ma'arif
KOMPAS.COM/LABIB ZAMANI
ACUNGKAN JEMPOL-Ketum Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Ma'arif mengacungkan jempol usai menjalani pemeriksaan di Mapolresta Surakarta, Kamis (7/2/2019) lalu 

TRIBUNPEKANBARU.COM,SOLO-Polresta Surakarta meningkatkan status Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Ma'arif dari saksi menjadi tersangka.

Peningkatan status Slamet Ma'arif menjadi tersangka itu setelah penyidik Polresta Surakarta, Jawa Tengah, melakukan serangkaian gelar perkara pada Jumat (8/2/2019) lalu.

"Dari hasil gelar yang dilakukan penyidik, Jumat itu ditingkatkan ke tersangka," kata Wakil Kapolresta Surakarta, AKBP Andy Rifa, Senin (11/2/2019).

Slamet Ma'arif menjadi tersangka atas dugaan pelanggaran kampanye di luar jadwal sebagaimana diatur dalam Pasal 521 atau Pasal 492 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

Andy mengatakan, pemeriksaan Slamet Ma'arif sebagai tersangka dugaan pelanggaran kampanye akan dilakukan di Polda Jateng, Rabu (13/2/2019) .

Sementara itu, Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Ahmad Muzani memastikan pihaknya akan memberikan bantuan hukum terhadap Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Ma'arif.

Slamet Ma'arif, juga menjabat sebagai Wakil Ketua BPN.

"Kami akan melakukan pembelaan terhadap Slamet Ma'arif. Apalagi Pak Slamet Ma'arif adalah Wakil Ketua BPN. Jadi saya kira kita akan membela, akan membantu dalam proses hukum. Mudah-mudahan ada hasil," ujar Muzani saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta.

Muzani menilai, saat ini tokoh-tokoh yang berpotensi mendulang suara bagi pasangan Prabowo-Sandiaga mulai mendapat tekanan.

Muzani juga berpendapat telah terjadi ketidakadilan dalam ranah penegakan hukum.(*)

Editor: Ilham Yafiz
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved