Keperawanan Putrinya Direnggut Pacar, Ayah Kandung: Masak Kepada Saya Tidak Bisa

Petaka ini berawal saat HN mengajak putrinya ER untuk bersetubuh dengan dirinya sambil mengancam

Keperawanan Putrinya Direnggut Pacar, Ayah Kandung: Masak Kepada Saya Tidak Bisa
KOMPAS.com/ARI WIDODO
Hasan Ngatono Cabuli Putri Kandung selama 6 Tahun hingga Hamil 6 Bulan, Terungkap Berkat Aduan Warga. Kapolres Demak AKBP Arief Bahtiar saat menjelaskan kronologi kasus pencabulan anak oleh ayah kandungnya sendiri dalam gelar perkara kasus pencabulan di Mapolres Demak, Jateng, Senin (11/2/2019) 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Seorang ayah tega memperkosa putri kandungnya.

Akibatnya, HN (51) diringkus jajaran Satreskrim Polres Demak.

Pelaku merupakan warga Dusun Kedungwaru Lor RT 02/01 Kecamatan Karanganyar Kabupaten Demak.

Petaka ini berawal saat HN mengajak putrinya ER untuk bersetubuh dengan dirinya sambil mengancam

"Ayo ER, kowe nek rak gelem tak antemi, anakmu tak pateni. (ayo bersetubuh ER, kalau kamu tidak mau saya setubuhi tak pukuli, anakmu akan saya bunuh).

Meski berusaha menolak namun wanita ini tak kuasa lolos dari ancaman ayah kandungnya yang bejat ini.

"Saya memiliki 4 orang anak, ER anak kedua saya. ER sebelumnya sudah punya anak hasil hubungan gelap dengan pacarnya,"ungkap HN kepada wartawan di Mapolres Demak, Senin (11/2/2019).

Lebih mengejutkan kita semuanya, pelaku  mengaku iri dengan pacar ER.

Iri Keperawanan Putrinya Diberikan Pacar, Seorang Ayah Tega Perkosa Putrinya hingga 5 Tahun

Baca: Hendak Menagih Utang ke Malaysia, Nuryanto Ditemukan Tewas! Tubuhnya Dimutilasi

Baca: Mulan Jameela Jenguk Ahmad Dhani di Rutan Medaeng, Naik Mobil Mewah & Dikawal 6 Pria

Baca: JADWAL Piala Indonesia Persebaya Surabaya vs Persinga: Pertandingan Hanya Berlangsung Satu Laga!

"Masak keperawanan ER saja bisa diberikan kepada orang lain, masak kepada saya tidak bisa,"tuturnya.

Halaman
1234
Editor: Firmauli Sihaloho
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved