Pelalawan

Penyuluhan Hukum Dana BOS Kajari Pelalawan Kami Terbuka untuk Konsultasi Hukum

Kajari Pelalawan Nophy T South mengatakan pihaknya terbuka untuk konsultasi masalah hukum.

Penyuluhan Hukum Dana BOS Kajari Pelalawan Kami Terbuka untuk Konsultasi Hukum
Tribun Pekanbaru/Palti Siahaan
Kajari Pelalawan Nophy T South saat memberikan kata sambutan di acara penyuluhan hukum dana bos di Pangkalan Kerinci, Senin (11/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Palti Siahaan

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pelalawan Nophy T South mengatakan pihaknya terbuka untuk konsultasi masalah hukum.

Bagi pihak yang membutuhkan, bisa langsung datang ke kantor Kejari Pelalawan.

Hal itu dikatakan Kajari Pelalawan Nophy T South saat memberikan kata sambutan di acara penyuluhan hukum dana BOS yang digelar Dinas Pendidikan Pelalawan di gedung daerah Pangkalan Kerinci, Senin (11/2/2019).

Pembahasan sendiri yakni penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) baik dari pemerintah pusat maupun Pemkab Pelalawan.

Baca: Sempat Dituding Hamil Duluan, Aura Kasih dan Eryck Amaral Gelar Pengajian Syukuran 4 Bulan Kehamilan

Peserta acara penyuluhan ini sendiri terdiri dari Kepala dan bendahara sekolaj SMP/ MTs dan SD /MI Rayon I Kabupaten Pelalawan.

"Kita tidak bisa memberikan penyuluhan dalam waktu lama. Karena keterbatasan waktu. Tapi kita terbuka untuk konsultasi hukum. Bisa datang langsung ke kantor," ujarnya.

Dikatakannya dengan adanya dana BOS ini, para guru memiliki beban ganda. Selain mendidik anak murid, para guru juga harus membuat laporan penggunaan dana BOS. Apalagi, terangnya, tidak semua guru memiliki ilmu dasar dalam pengelolaan dana.

Jumlah dana memang tidak terlalu banyak. Namun laporan pengelolaan dana BOS harus dilakukan.

"Karena ini pertanggungjawaban kita kepada publik," ucapnya.

Baca: VIDEO: PKL di Pekanbaru Hanya Bisa Jualan di Dua Zona, Akan Diatur Dalam Peraturan Wali Kota

Ia juga tidak ingin status guru yang merupakan pahlawan tanpa jasa tercoreng hanya karena dana BOS. Ia pun meyakini padahal guru tidak ingin terlibat masalah hukum karena dana BOS.

"Saya sambut baik acara seperti ini sehingga bisa mencegah terjadinya masalah hukum," ungkapnya. (*)

Penulis: Dian Maja Palti Siahaan
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved