Rokan Hulu

Setelah Terima Hasil Pertek NIP 275 CPNS Rohul, BKPP Rohul Akui Sedang Memproses ‎SK CPNS

Penyerahan Pertek NIP CPNS Kabupaten Rohul tersebut, diserahkan langsung Perwakilan BKN XII, Kabid pengangkatan dan pensiun

Setelah Terima Hasil Pertek NIP 275 CPNS Rohul, BKPP Rohul Akui Sedang Memproses ‎SK CPNS
tribunpekanbaru/fernando
Foto Ilustrasi - CPNS yang lulus 

Laporan Wartawan Tribunrohul.com, Donny kusuma Putra

TRIBUNROHUL.COM, PASIRPANGARAIAN - Plt Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan Dan Pelatihan (BKPP), Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Helfiskar, Melalui kabid perencanaan kepegawaian, Heni Widiastuti mengaku pihaknya telah menerima Pertimbangan Teknis (Pertek), Nomor Induk Pegawai (NIP) untuk 275 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Rohul yang lulus seleksi dari BKN Regional XII.

Ia mengaku, penyerahan Pertek NIP CPNS Kabupaten Rohul tersebut, diserahkan langsung Perwakilan BKN XII, Kabid pengangkatan dan pensiun, Arif Affandhi pada Selasa (5/2/2019) lalu.

Menurutnya, Pertimbangan Tekhnis Nomor Induk Kepegawaian merupakan persetujuan Penerbitan NIP yang diajukan BKPP Rohul kepada BKN Regional XII beberapa Waktu lalu.

Diakuinya, Partek ini merupakan dasar bagi BKPP Rohul untuk menerbitkan SK Bupati Tentang CPNS Kabupaten Rokan Hulu.

"Persetujuan teknis itu berisikan persetujuan terhadap penerbitan NIP, dengan keluarnya partek, artinya NIP CPNS sudah keluar. Otomatis kita sudah bisa terbitkan SK 275 CPNS yang lulus," katanya, Senin (11/2/2019).

Heni menerangkan, setelah Partek NIP CPNS saat ini pihaknya tengah melakukan proses penerbitan Penerbitan SK CPNS.

"Secepatnya, SK 275 CPNS itu akan kita rampungkan secepatnya. " sebutnya.

Setelah SK di terbitkan dan tandatangani Bupati, lanjut Heni, Seluruh CPNS akan melapor ke Organisasi perangkat daerah (OPD) masing-masing ditempatkan untuk dibuatkan Surat perintah melaksanakan tugas (SPMT).

Baca: 16 Tim Ikuti Kejuaraan Sepakbola Mini di Perumahan Ligako

Diakuinya, setelah dibuatkan SPMT nya para CPNS ini juga sudah berhak mendapatkan Gaji dengan besaran 80 persen dari gaji pokok mereka.

Untuk menjadi PNS Penuh, tambahnya, seluruh CPNS diberi waktu selama satu tahun, dalam menjalani masa percobaan.

Agar tidak gagal menjadi CPNS, Heni mengingatkan pada seluruh CPNS dapat menunjukan kinerja yang baik, serta tidak melanggar aturan.

"CPNS juga tidak boleh meminta pindah tugas atau mutasi selama 10 tahun, Sesuai Peraturan Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2018 tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil dan Pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2018, " Pungkasnya. (*)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved