Indragiri Hulu

Buron Satu Bulan, Pelaku Pembunuhan IRT di Peranap Akhirnya Tertangkap

Aparat Kepolisian Polsek Peranap menangkap pelaku pembunuhan Maretia Halfani (25), warga Desa Baturijal Barat

Buron Satu Bulan, Pelaku Pembunuhan IRT di Peranap Akhirnya Tertangkap
Istimewa
RAS, pelaku pembunuhan ibu rumah tangga bernama Maretia Halfani saat diamankan di Polsek Peranap. 

Laporan Wartawan Tribuninhu.com Bynton Simanungkalit

TRIBUNINHU.COM, RENGAT - Aparat Kepolisian Polsek Peranap menangkap pelaku pembunuhan Maretia Halfani (25), warga Desa Baturijal Barat, Kecamatan Peranap, Kabupaten Inhu. Pelaku diketahui berinisial RAS pemuda 21 tahun yang sempat kabur ke Desa Air Hitam, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan pada Selasa (10/2/2019) lalu.

Informasi penangkapan RAS ini diperoleh dari informasi yang diterima dari Kapolres Inhu, AKBP Dasmin Ginting melalui Ps Paur Humas Polres Inhu, Aipda Misran.

Baca: Hattrick Melawan Persiwa, Striker Persib Bandung Ezechiel Ndouassel Ternyata Dirundung Kabar Duka

"Korban dibunuh tanggal 8 Januari 2019 lalu, korban ditemukan suami korban tewas bersimbah darah di depan kamar di dalam rumah dengan luka parah di bagian kepala," kata Misran.

Melihat bekas luka korban, diduga korban dibunuh dengan senjata tajam.

Setelah kejadian tersebut, aparat Kepolisian dari Polsek Peranap melakukan penyelidikan dan penyidikan guna mengungkap pelaku pembunuhan.

Melalui upaya penyidikan dan penyelidikan yang dilakukan, terungkap bahwa pelaku berada di sebuah pondok di Desa Air Hitam, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan.

Saat ditangkap, pelaku mengakui seluruh perbuatannya.

"Korban melakukan pembunuhan itu sendiri dengan cara memukul kepala korban dengan menggunakan kayu, pelaku memukul kepala dan kaki korban beberapa kali sehingga membuat korban tewas," kata Misran.

Pelaku juga mengakui berniat membunuh korban untuk mengambil uangnya.

Baca: 11 Titik Panas Kembali Terpantau, Hari Ini Selasa 12 Februari Riau Cerah Berawan

Namun saat itu korban sempat berteriak, sehingga pelaku panik dan membunuh korban.

"Berdasarkan keteragn tersangka diketahui bahwa tersangka tidak jadi mengambil uang korban karena melihat korban sudah tewas bersimbah darah, sehingga ia panik dan memilih melarikan diri," kata Misran.

Hingga kini pelaku masih diamankan di Polsek Peranap untuk diperiksa lebih lanjut. (*)

Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved