Korban Hilang Masih Dicari, Kapal Kayu Asal Meranti Tujuan Batu Pahat Terbalik Dihantam Ombak

Kapal dengan lambung GT 6 rute Rupat Alay ke Batu Pahat, Malaysia memang sempat terbalik pada Senin (11/2/2019) lalu, sekitar pukul 05.00 WIB.

Korban Hilang Masih Dicari, Kapal Kayu Asal Meranti Tujuan Batu Pahat Terbalik Dihantam Ombak
Istimewa
Tim SAR Bengkalis dan polair menjelang berangkat melakukan pencarian korban dari kapal GT 6 yang sempat terbalik, Selasa (12/2/2019) di pos Sandra Polair Tebingtinggi, Kepulauan Meranti. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI - Kapal dengan lambung GT 6 rute Rupat Alay ke Batu Pahat, Malaysia memang sempat terbalik pada Senin (11/2/2019) lalu, sekitar pukul 05.00 WIB.

Namun belum bisa dipastikan lokasi tepatnya kapal tersebut terbalik.

Ada tiga orang yang ikut dalam kapal kapal tersebut. Dua di antaranya berhasil selamat dan satunya masih dalam pencarian.

Aiptu Margono, Kepala Pos Sandar Polair Tebingtinggi, Polres Kepulauan Meranti saat dikonfirmasi Tribun mengatakan informasi awal yang diterima pihaknya, berasal dari pihak keluarga korban.

"Kita dapat informasi sekitar pukul 11.40 Senin siang. Kapal berangkat dari Desa Alay (Kecamatan Tebingtinggi barat, Kepulauan Meranti) menuju Batu Pahat (Malaysia)," ujar Margono, Selasa (12/2/2019).

Kapal motor kayu tersebut berangkat sekitar pukul 23.00 WIB Minggu (10/2) dan terbalik sekitar pukul 05.00 WIB dinihari, Senin (11/2).

Kapal dikatakan Margono membawa kayu bakau yang tadinya akan di antar ke negara Malaysia.

Hanya saja, sampai saat ini belum ada kepastian dimana kapal tersebut terbalik.

"Koordinatnya masih perhitungan jam berlayar. Perjalanan antar pulau Rangsang menuju Batu Pahat, makan waktu sekitar 9 jam, sementara mereka baru jalan sekitar 6 jam. Maka diprediksi 6 jam itu baru sampai di perairan Internasional Selat Malaka, tapi sudah lepas dari perairan Indonesia dan belum sampai perairan Malaysia," ungkap Margono.

Disebutkan juga, saat kejadian angin memang kencang dan menghantam kapal hingga terbalik.

Halaman
12
Penulis: Teddy Tarigan
Editor: kasri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved