Berita Riau

Peserta Pemilu Korban Black Campaign Diminta Segera Lapor ke Bawaslu

Bawaslu Riau mengingatkan para peserta Pemilu dan juga simpatisan tidak melakukan praktik black campaign ke peserta pemilu lainnya.

Peserta Pemilu Korban Black Campaign Diminta Segera Lapor ke Bawaslu
Tribun Pekanbaru/Guruh Budi Wibowo
Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan saat ditemui di ruang kerjanya beberapa waktu lalu 

Laporan wartawan Tribunpekanbaru.com: Guruh Budi Wibowo

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Badan Pengawas Pemulihan Umum (Bawaslu) Riau mengingatkan para peserta Pemilu dan juga simpatisan tidak melakukan praktik black campaign ke peserta pemilu lainnya.

Sebagai lembaga pengawas, Bawaslu akan membuka pintu pengaduan bagi Calon legislasi (Caleg) atau peserta Pemilu lainnya yang menjadi korban black campaign.

"Black campaign sangat meresahkan dan berpotensi menggangu Kondusifitas Pemilu. Jika ada peserta Pemilu yang menjadi korban black campaign di media sosial atau platform lainnya, silahkan laporkan ke kami," ujar Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan, Selasa (12/2/2019).

Baca: BREAKING NEWS: Satu Napi Terorisme Bebas dari Lapas Klas II A Pekanbaru

Nantinya Bawaslu akan menilai konten yang dianggap melanggar dan melakukan black campaign.

Bila terbukti terdapat unsur pidana, proses akan dilanjutkan dalam jalur hukum.

Rusidi mengatakan, selain mengganggu Kondusifitas Pemilu, black campaign juga menimbulkan kebencian di kehidupan masyarakat.

Baca: VIDEO: Jadwal Live Streaming Liga Champions Ajax Vs Real Madrid, Kamis Pukul 03.00 WIB

Untuk mencegah adanya praktik black campaign, Bawaslu telah menyebarkan spanduk ataupun baliho larangan black campaign, hoaks dan ujaran kebencian di sejumlah jumlah titik keramaian.

"Kami sudah pasang baliho ataupun spanduk larangan black campaign, SARA dan juga ujaran kebencian di jauh-jauh hari," ujarnya. (*)

Penulis: Guruh Budi Wibowo
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved