Indragiri Hilir

BKPSDM Inhil Sinkronkan data dengan Provinsi Dan BKN

BKPSDM Inhil masih menunggu petunjuk terkait Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Kabupaten Inhil.

BKPSDM Inhil Sinkronkan data dengan Provinsi Dan BKN
Tribun Pekanbaru/T Muhammad Fadhli
Kepala BKPSDM Inhil, H. Fauzar, SE, MP. 

Laporan Wartawan Tribuntembilahan.com : T. Muhammad Fadhli.

TRIBUNTEMBILAHAN.COM, TEMBILAHAN – Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) masih menunggu petunjuk terkait Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Kabupaten Inhil.

Kepala BKPSDM Inhil H. Fauzar, SE, MP, menuturkan, pihaknya masih menunggu perkembangan dari Kemenpan RB dan BKN, karena ada data – data honorer K2 yang harus disinkronkan untuk direkrut pada tahap pertama ini.

“Lihat perkembangan dari pusat sementara ini kan Riau belum juga, sama itu. Seperti apa, karena itu berkaitan dengan data yang nggak sinkron, ini belum jelas dari pusat dan BKN juga begitu. Kita masih dalam langkah menyinkronkan dengan provinsi dan BKN,” jelas Fauzar kepada Tribunpekanbaru.com, Selasa (12/2/2019).

Baca: KONI Pekanbaru Gagas Event PIDBF 2019 di Sungai Siak

Fauzar menjelaskan, Penyinkronan data yang dimaksud terkait validasi data honorer K2 yang akan ikut dalam perekrutan P3K ini, pihaknya terlebih dahulu akan melihat seperti apa perkembangan data K2 yang diinformasikan pusat ke BKPSDM Inhil.

Karena terkadang ada data yang ada di BKPSDM Inhil tidak ada di data pusat dan itu perlu validasi, antara lain, honorer K2 yang sudah lulus CPNS, PNS atau meninggal dunia, terus seperti apa kemampuan daerah.

“Data K2 yang sudah dibuat dari pusat sudah ada orang – orangnya berdasarkan data yang kita kirim, tentu harus di validasi. Tapi yang jelas P3K itu formasinya dibuka, ya memang pelaksanaannya memang harus selesai dibulan februari ini tapi belum duduk lagi permasalahannya,” jelas Fauzar.

Baca: VIDEO: Penampakan Ular King Kobra Sepanjang 5 Meter & Berat 20 Kg

Terakhir Fauzar menuturkan, untuk penerimaan tahap pertama ini P3K yang akan direkrut hanya di beberapa posisi saja dan khusus untuk honorer K2.

“Ya nggak ada orang lain, K2 semua. Jadi difasilitasi K2 yang guru dan kesehatan, sudah itu honorer penyuluh pertanian, itu yang tahap pertama ini, kan ada dua tahap," pungkasnya. (*)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved