Jangan Sampai Gagal! KONI Tegaskan Sepakbola Riau Harus Lolos ke PON Papua

Kualifikasi sepakbola untuk meraih tiket lolos ke PON akan dilakukan melalui Porwil 2019 di Bengkulu.

Jangan Sampai Gagal! KONI Tegaskan Sepakbola Riau Harus Lolos ke PON Papua
tribunpekanbaru
KONI menegaskan agar sepakbola Riau jangan sampai gagal lolos ke PON Papua 2020 

tribunpekanbaru.com - Cabang olahraga sepakbola diwanti-wanti agar tidak gagal dalam meraih tiket ke PON 2020 di Papua. Karenanya, KONI Riau meminta Asprov PSSI Riau mempersiapkan tim dengan serius menghadapi kualifikasi di Porwil Bengkulu, yang digelar sekitar Oktober 2019 nanti.

Ketua KONI Riau, Emrizal Pakis, Rabu (13/2) menegaskan, cabor sepakbola sebagai olahraga yang paling diminati masyarakat, para pengurusnya diharapkan tidak main-main dalam penentuan skuad. Mulai dari seleksi pemain, pelatih, hingga perangkat lainnya.

"Kita serahkan ini kepada pengprov-nya (PSSI), agar bisa membuat Riau bangga di Porwil nanti. Persiapkan maksimal, jangan ada masalah dalam pembentukan tim. Termasuk masalah perekrutan pelatih, yang kabarnya sempat kami terima. PSSI harus selesaikan," tegas Emrizal Pakis kepada Tribun.

Sekadar gambaran, sepakbola Riau pada PON 2016 lalu di Jabar tidak tampil. Hal ini disebabkan tim yang saat itu diarsiteki pelatih Philip Hansen, gagal meraih tiket PON lewat Porwil yang digelar di Babel satu tahun sebelumnya.

Pada Porwil kali ini, KONI Riau mengharapkan sepakbola lolos ke PON Papua. Sebab sepakbola Riau punya potensi besar untuk mendapat tiket PON tersebut. Apalagi melihat sejarah sepakbola Riau yang pernah eksis di kancah nasional.

Emrizal menyebutkan, dari informasi yang diterima pihaknya, persoalan besar di PSSI Riau saat ini ada pada perekrutan pelatih. "Pelatih pada Porwil 2015 lalu Pak Philip, tapi untuk Porwil 2019 ini kabarnya beberapa pengurus PSSI Riau tak menginginkannya. Apa masalahnya, kita harapkan PSSI segera menyelesaikan," papar Emrizal.

Beberapa nama pelatih sepakbola untuk tim Porwil Riau sempat mencuat. Di antaranya duo eks pelatih PSPS, Miskardi dan Aprizal, serta Sipendri (eks asisten pelatih PSPS).

Dalam penentuan pelatih ini, Emrizal menegaskan KONI Riau tidak akan intervensi. Sebab dikhawatirkan akan jadi persoalan di belakang hari, yang bisa merembet pada perekrutan pemain. "Riau punya banyak SDM pelatih. Silakan tentukan dengan musyawarah," sarannya.

Ketua PSSI Riau, Husni Thamrin, saat dihubungi kemarin belum mau membicarakan hal ini. "Nanti ya, saya lagi ada acara. Saya akan telpon lagi," katanya.

Beberapa kali lagi dihubungi lagi, jawabannya masih sama. Sampai berita ini naik cetak juga belum ada kabar soal pembentukan tim sepakbola Riau untuk Porwil. (saf)

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved