Berita Riau

Kasus Narkotika Makin Marak di Siak, Ada 14 Perkara dalam 45 Hari

Perkara Narkotika di kabupaten Siak masih marak. Selama 45 hari terakhir, sudah 19 orang yang masuk penjara gara-gara barang haram itu.

Kasus Narkotika Makin Marak di Siak, Ada 14 Perkara dalam 45 Hari
Ist
Narkotika 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Mayonal Putra

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Perkara Narkotika di kabupaten Siak masih marak.

Selama 45 hari terakhir, sudah 19 orang yang masuk penjara gara-gara barang haram itu.

"Semua informasi yang kita dapat kita selidiki, akhirnya kita berhasil membekuk 19 pelaku," kata Kapolres Siak AKBP Ahmad David melalui Kasat Narkoba AKP Jailani, Kamis (14/2/2019).

Baca: SL Diringkus Saat jadi Bandar Judi Dadu di Tengah Kebun Sawit

Baca: Jelang Pelantikan Gubri Terpilih, Badan Penghubung Belum Terima Undangan dari Istana

Ia mengatakan jumlah pelaku tersebut dari 14 perkara yang ditangani dan berdasarkan Laporan Polisi (LP).

Rata-rata pelaku merupakan pengedar sekaligus pemakai.

Perkara yang terbanyak dari kasus itu merupakan pengedaran Narkotika berjenis sabu-sabu, ganja dan pil ekstasi.

Pihaknya terus melakukan pengembangan terhadap perkara yang sedang ditangani.

"Kita sudah berkoordinasi dengan pihak Kejari Siak, untuk pelimpahan perkara. Sebagian besar berkasnya sudah lengkap dan sebagian kecil juga akan dilengkapi," kata dia.

Baca: Syamsuar Paparkan Ekonomi Syariah di Seminar Nasional Unilak

Baca: 387,71 Hektare Lahan Terbakar, Paling Luas di Bengkalis

Selain itu, pihaknya juga sering melakukan penyuluhan bahaya narkotika kepada siswa dan masyarakat luas.

Tujuannya agar muncul kesadaran masyarakat tentang bahaya mengonsumsi Narkotika serta berhadapan dengan hukum bila mengedarkan dan mengonsumsi.

"Kita minta partisipasi masyarakat untuk memberikan informasi kepada kami terkait adanya penyalahgunaan Narkotika di kabupaten Siak. Pihaknya bakal melakukan penyelidikan," kata dia.

Ia juga menyarankan, penggunaan Narkotika bakal meresahkan warga lainnya, di samping merugi secara mental dan materil.

"Karena itu, kita mulai dari diri sendiri dan keluarga untuk menjauhi Narkotika," kata dia. (*)

Penulis: Mayonal Putra
Editor: Hendra Efivanias
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved