Pekanbaru

Pagi Ini Gubri Terpilih Syamsuar Beri Materi di Seminar Nasional Pascasarjana Unilak

Pascasarjana Unilak mengadakan seminar nasional dengan tema peluang dan tantangan investasi di Era Revolusi Industri 4.0,

Pagi Ini Gubri Terpilih Syamsuar Beri Materi di Seminar Nasional Pascasarjana Unilak
Istimewa
Unilak 

Laporan Fotografer TribunPekanbaru, Theo Rizky

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pascasarjana Universitas Lancang Kuning (Unilak) mengadakan seminar nasional dengan tema peluang dan tantangan investasi di Era Revolusi Industri 4.0, Kamis (14/2/2019).

Seminar Nasional ini menghadirkan para pakar, yaitu Gubernur Riau terpilih 2019-2024 Drs Syamsuar M Si. Bupati kabupaten Kepulauan Meranti Drs Irwan Nasir M Si, dan pakar tata negara universitas Islam Indonesia Prof Dr Ni'Matul Huda SH M Hum yang akan berlangsung di Aula Pustaka Kampus Pascasarjana Unilak.

Direktur program Pascasarjana Unilak Prof Dr Sudi Fahmi yang dikonfirmasi melalui ketua panitia Dr Bahrun Azmi SH MH M Si mengatakan seminar ini dalam rangka menjawab tangan revolusi industri 4.0, para pembicara telah bersedia untuk hadir, untuk para peserta seminar berasal dari dosen, para peneliti, organisasi/lembaga yang tertarik di bidang otonomi daerah dan mahasiswa Pascasarjana Universitas Lancang Kuning.

"Untuk narasumber kita telah melakukan audiensi dan ketiga nya telah bersedia untuk menjadi narasumber," kata Bahrun, Rabu (13/2/2019).

Baca: Warga Geger, Ada Jejak Kaki Diduga Harimau di Pemukiman Warga di Tenayan Raya Pekanbaru

Baca: Ramalan Zodiak Kamis 14 Februari 2019 Valentine Day, Taurus Jujur Saja, Capricorn Romantis

Baca: SOSOK Tangan Kanan Soeharto, Benny Moerdani yang Berani Kritik Bisnis Keluarga Cendana


Ditambahkannya, seminar itu akan membahas bagaimana kesiapan daerah- daerah menyambut era Revolusi industri terkait dengan peluang dan tantangan orang yang berinvestasi.

"kita melihat banyak sekali peluang,sejauh mana kita terbuka terhadap pemilik modal, selama inikan konsep manual, kita saat ini sudah memasuki teknologi tinggi, jangan sampai kita tidak siap untuk itu. Karena itu kita meminta masukan dari pakar bagaimana memahami tentang konsep otonomi daerah disandingkan dengan metode terbaru industri dengan basis teknologi," tambah Bahrun.

Dilanjutkannya, kegiatan ini merupakan persyaratan bagi mahasiswa Pascasarjana, karena di Unilak ada magister manajemen dan hukum yang dipadukan.

Seperti diketahui saat ini Program Pascasarjana Unilak saat ini telah memiliki dua prodi yaitu Prodi Magister Manajemen dan Magister Hukum yang telah akreditasi B, setiap tahunya Pascasarjana Unilak melahirkan sejumlah SDM unggul yang terus meningkat jumlahnya. (*) 

Penulis: TheoRizky
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved