VIDEO: Peresmian Jembatan Siak IV dan Dua Flyover Ditengah Guyuran Hujan Deras

Meski hujan lebat mengguyur Kota Pekanbaru, namun peresmian Jembatan Siak IV dan dua flyover di Riau tetap berjalan, Kamis (14/2/2019).

VIDEO: Peresmian Jembatan Siak IV dan Dua Flyover Ditengah Guyuran Hujan Deras

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Syaiful Misgiono

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Meski hujan lebat mengguyur Kota Pekanbaru, namun peresmian Jembatan Siak IV dan dua flyover di Riau tetap berjalan, Kamis (14/2/2019).

Proses penandatanganan prasasti terpaksa dilakukan dibawah tenda. Dengan susana berdesak-desakan ditengah tetesan air.

Sedangkan pita yang sudah disiapkan oleh panitia, tumbang diterpa angin. Saat pemotongan pita, terpaksa harus pegang sisi kanan dan kirinya oleh petugas. Meski hujan deras dan angin kencang melanda lokasi peresmian, namun pelaksanaan peresmian jembatan Siak IV tetap berlanjut hingga selesai.

Baca: LIVE STREAMING: Kendaraan Sudah Bisa Melintas di Fly Over Simpang SKA

Baca: FOTO : Fly Over Simpang SKA Sudah Bisa Dilewati Kendaraan

Baca: FOTO : Fly Over Pasar Pagi Arengka Sudah Bisa Dilewati, Ini Penampakannya

Gubenur Riau Wan Thamrin Hasyim terus melemparkan senyum. Ia seolah tidak bisa nyembunyikan rasa senangnya atas peresmian jembatan ini. Berapa tidak, jembatan yang dirancang sejak era Gubenur Riau, Rusli Zainal ini sempat diragukan penyelesainya.

"Meskipun cuaca agak sedikit berat (hujan) pada hari ini, tapi alhamdullah sesuai rencana awal, kita bisa meresmikan Jembatan Siak IV dan dua flyover ini," kata Wan Thamrin, Kamis (14/2/2019) usai peresmian.

Wan berharap dengan diresmikannya dua flyover dan Jembatan Siak IV tersebut bisa mengurangi kemacatan dan membuat jarak tempuh masyarakat yang akan berakhifitas dari dan menuju pusat kota ke Rumbai menjadi lebih cepat.

"Apalagi di Simpang Pasar Pagi Arengka dan Simpang Mal Ska ini kan macetnya luar biasa. Mudah-mudahan dengan adanya dua flyover ini bisa mengarangi kemacetan di dua persimpangan ini," ujar saat pemotongan pita di flyover Simpang Pasar Pagi Arengka.

Gubri menegaskan, dua flyover yang sudah dirermikan tersebut bisa langsung dilewati untuk masyarakat umum. Sedangkan untuk jembatan Siak IV, pihaknya masih menunggu sertifikat layak yang dikeluarkan oleh Kementrian PUPR RI.

Baca: Pelantikan Serentak 4 Penkab Perbakin Baru Pertama Kali di Riau

Baca: DPD Iwapi Riau Hadiri Puncak HUT Iwapi di Bandung, Terima Bantuan Bibit dari Mentan

Baca: Heboh Jejak Kaki Binatang Diduga Harimau di Tenayan Raya, BBKSDA Riau: Itu Jejak Tapir

"Flyover sudah bisa langsung dilewati, sedangkan jembatan siak IV kita tunggu sertifikat layaknya dulu. Tapi saat rapat di PUPR kemarin, mereka sudah menyampaikan jembatan siak IV layak diopersikan, tap baru lisan, tapi kita tidak mau ambil resiko, kita tunggu sertifikatnya, " katanya.

Kepala Dinas PUPR Provinsi Riau, Dadang Eko Purwanto, menyebut butuh waktu 10 tahun untuk menyelesaikan jembatan ini. Peletakan batu pertama jembatan Siak IV dilaksakan pada tahun 2009. Proses pembangunan terus berjalan hingga tahun 2013. Namun karena beberapa persoalan, pembangunan jembatan ini dihentikan. Pada tahun 2017 lalu, Pemprov Riau berinisiatif untuk melanjutkan kembali pembangunannya.

"Persisnya, pembangunan kembali dilaksanakan pada Desember 2017. Sebab perlu ada kajian terhadap kekuatan struktur jembatan setelah bertahan-tahun dibiarkan mangkarak. Untuk melakukan kajian itu saja habis waktu sekitar 3 bulan," ujarnya.

Dadang menjelaskan, total panjang Jembatan Siak IV secara keseluruhan adalah 800 meter. Sedangkan tinggi jembatan dari permukaan air ke bagian jembatan ketinggiannya mencapai sekitar 12,5 meter, dengan tinggi tiang penayanggga sekitar 75 meter. (*)

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Aan Ramdani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved