Tak Layak Dikonsumsi Karena Terkontaminasi Limbah Beracun, Jangan Makan 12 Jenis Ikan Berikut Ini

banyak ikan dianggap tidak aman dikonsumsi karena kadar merkuri, radiasi, dan racun yang tinggi terdapat dalam ikan tersebut.Faktanya, setiap ikan

Tak Layak Dikonsumsi Karena Terkontaminasi Limbah Beracun,  Jangan Makan 12 Jenis Ikan Berikut Ini
bbc.com
ikan buntal mengandung racun 

TRIBUNPEKANBARU.COM-Mengonsumsi makanan laut dan ikan laut secara teratur menjadi sumber gizi yang dibutuhkan tubuh.

Namun, tidak semua ikan laut layak Anda konsumsi karena sudah terkontaminasi pencemaran berkelanjutan.

Akibatnya, banyak ikan dianggap tidak aman dikonsumsi karena kadar merkuri, radiasi, dan racun yang tinggi terdapat dalam ikan tersebut.

Faktanya, setiap ikan di Bumi ini memiliki kadar merkuri tertentu.

Tetapi beberapa ikan memiliki tingkat kontaminasi yang jauh lebih tinggi daripada yang lain ehingga membuat beberapa ikan tidak aman untuk dikonsumsi ketimbang ikan lainnya.

Sebaiknya Anda tidak mengonsumsi ikan-ikan tersebut atau mengonsumsi dalam jumlah kecil agar kesehatan tubuh tetap terjaga.

Baca: Makan Ikan Buntal untuk Buka Puasa, Pasangan Suami Istri Tewas Keracunan

Baca: Olah Ikan Patin Jadi Nugget dan Bakso, Masyarakat Rumah Produksi di Riau Dukung Gerakan Makan Ikan

Namun, jika Anda sedang hamil atau menyusui, Anda harus menghindari ikan yang telah terkontaminasi tersebut demi kesehatan janin.

Berikut 12 jenis ikan telah terkontaminasi yang bisa Anda temui di pasar tradisional, pasar swalayan, atau restoran:

1. Hiu

Ilustrasi tumpukan ikan hiu
Ilustrasi tumpukan ikan hiu (Animals)

Hiu berada di puncak rantai makanan di laut yang telah mengalami kontaminasi pencemaran.

Kontaminasi pencemaran itu memiliki efek kumulatif pada hiu. Artinya tingkat toksin terus meningkat jika hiu tidak didetoksifikasi dan tingkat toksin terus meningkat.

Merkuri merupakan elemen yang tidak dapat terurai atau rusak.  Biasanya, merkuri berasal dari pabrik industri.

Halaman
1234
Editor: CandraDani
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved