Berita Riau

Berharap Hujan Turun, Petugas Kesulitan Padamkan Api yang Membakar Lahan di Empat Wilayah Ini

Upaya pemadaman selain dilakukan melalui jalur darat, juga dilakukan melalui udara.

Berharap Hujan Turun, Petugas Kesulitan Padamkan Api yang Membakar Lahan di Empat Wilayah Ini
Tribun Pekanbaru/Dian Maja Palti Siahaan
Ilustrasi - Pemadaman Karhutla 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Syaiful Misgiono

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Koordinator Manggala Agni Provinsi Riau Edwin Putra, Minggu (17/2/2019) memprediksi proses pemadaman api yang membakar lahan di empat wilayah di Riau, yakni Rohil, Dumai, Bengkalis dan Meranti akan berlangsung lama. Apalagi jika tidak ada guyuran hujan.

"Di empat wilayah itu memang perlu waktu yang lama ini operasinya, apalagi kalau tidak ada hujan," kata Edwin.

Upaya pemadaman selain dilakukan melalui jalur darat, juga dilakukan melalui udara.

Baca: Kepulauan Meranti akan Tetapkan Siaga Darurat Karhutla 2019

Upaya pemadaman melalui jalur udara dilakukan dengan cara waterboombing dengan menggunakan Heli Bell 412 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

"Kita sudah lakukan waterboombing, di Rupat dan Bengkalis. Hari ini kita lakukan pemantuan dari udara, dan besok kita akan kembali lalukan waterboombing lagi," ujarnya.

Sementara pada Minggu (17/2/2019) pihaknya bersama BPBD melakukan pemantuan dari udara di empat lokasi yang saat ini masih ada lahan terbakar tersebut.

"Hasil pemantuan kita, kebakaran di empat lokasi ini masih cukup luas. Namun untuk asap sudah mulai berkurang jika dibandingkan hari kemarin, termasuk di Kota Dumai, juga sudah jauh jarak pandang disana. Hanya di sekitar lokasi kebakaran saja yang masih pekat asapnya," katanya.

Baca: VIDEO: Hasil PS Tira Persikabo vs Persija Jakarta, PS Tira Persikabo Unggul Sementara

Berdasarkan data yang Tribun di BPBD Provinsi Riau, sejak awal Januari hingga Minggu (17/2/2019) luas lahan yang terbakat di Riau tercatat mencapai 653, 7 hektare.

Paling luas terjadi di kebupaten Bengkalis yang mencapai 446 hektare. Kemudian Rohil 117 hektare, disusul Dumai 35,5 hektare, Meranti 20,2 hektare, Pekanbaru 16 hektare, Kampar 14 hektare, dan Siak 5 hektare. (*)

Saksikan juga berita video menarik dengan subscribe ke channel YouTube Tribunpekanbaru.com:

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved