Indragiri Hilir

DPUPR Inhil Bantah Pemerintah Tutup Mata Terhadap Perbaikan Jalan Rusak dalam Kota Tembilahan

Kadis PUPR Inhil menampik bila pemerintah dianggap menutup mata atau tidak memperhatikan persoalan ruas jalan yang rusak di Tembilahan.

DPUPR Inhil Bantah Pemerintah Tutup Mata Terhadap Perbaikan Jalan Rusak dalam Kota Tembilahan
Istimewa
Kepala DPUPR Inhil, Illyanto Djamal (paling kiri) beserta tim saat meninjau proyek pekerjaan peningkatan ruas jalan Kotabaru – Pulau Kijang beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribuntembilahan.com : T. Muhammad Fadhli.

TRIBUNTEMBILAHAN.COM, TEMBILAHAN - Kepala Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Illyanto Djamal, menampik bila pemerintah dianggap menutup mata atau tidak memperhatikan persoalan ruas jalan yang rusak parah di Kota Tembilahan.

Illyanto menegaskan, perbaikan ruas jalan dalam kota Tembilahan yang rusak akan segera dilaksanakan.

Termasuk untuk jalan Kartini yang memang kondisinya sudah sangat memprihatinkan dan sangat dikeluhkan masyarakat.

Baca: Gerah Jalan dalam Kota Tembilahan Tidak Kunjung Diperbaiki, AMPIH Somasi Pemkab Inhil

Baca: DPUPR Inhil Bantah Pemerintah Tutup Mata Terhadap Perbaikan Jalan Rusak dalam Kota Tembilahan

Baca: Petani Alpukat jadi Gembong Narkoba, Dikenal Sadis, Eksekusi Ayah & Anak dengan Dinamit di Badan

Baca: Habiskan Harinya di Gubuk Reyot, Wanita Renta Ini Dirawat Putra Bungsunya Dengan Penuh Kasih Sayang

“Tidaklah benar pemerintah menutup mata. Hanya saja, yang perlu dipahami adalah APBD Kabupaten Inhil terbatas. Maka itu, proses perbaikan mesti menunggu ajuan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) melalui APBN. Sekarang sudah disetujui dan sudah masuk tahap pelelangan di LPSE,” terang Illyanto, Sabtu (16/2/2019).

Lenih lanjut Illyanto membeberkan, proses pelelangan 7 jalan yang akan di perbaiki selesai pada bulan Maret, 7 tersebut antara lain, yaitu, Jalan Sultan Syarif Kasim, Jalan Kartini, Jalan H Said, Jalan Arsyad Ahmad, Jalan Abdul Manaf, Jalan Batang Tuaka dan Jalan H. Sadri.

"Selanjutnya pada April kontrak kerjasama telah bisa ditandatangani dengan total nilai kontrak sebesar Rp 20 Miliar untuk 7 ruas jalan dalam Kota Tembilahan," pungkasnya. (*)

Saksikan juga berita video menarik dengan subscribe ke channel YouTube Tribunpekanbaru.com:

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved