Kampar

Lima Terdakwa Kasus Pencurian Besi Tower SUTT di Siak Hulu Divonis 9 Bulan Penjara

Hakim menjatuhkan vonis pada 5 terdakwa perkara pencurian besi besi tower transmisi SUTT milik PLN di Siak Hulu dengan hukuman 9 bulan penjara.

Lima Terdakwa Kasus Pencurian Besi Tower SUTT di Siak Hulu Divonis 9 Bulan Penjara
ilustrasi/net
ilustrasi sidang

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Hakim Pengadilan Negeri Bangkinang menjatuhkan vonis pada 5 terdakwa perkara pencurian besi besi tower transmisi SUTT milik PLN di Jalan Pandau Makmur Ujung Desa Baru Kecamatan Siak Hulu dengan hukuman 9 bulan penjara.

Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Kampar, Heriyanto Manurung, Rabu (20/2) mengatakan, vonis ini lebih rendah dari tuntutan jaksa yang menginginkan hukuman satu tahun penjara.

Kelima terdakwa masing-masing yakni Yunasril alias Yunas, Angga dan Muhammad Al Bahsib alias Hasib.

"Sementara dua orang lagi Asril alias Aas dan Deni Alma Nusantara sesuai keputusan Hakim Pengadilan Bangkinang Kamis 15 November 2018 juga dijatuhi hukuman 9 bulan penjara," jelasnya.

Kelima pelaku ditangkap oleh anggota Polsek Siak Hulu pada aksi mereka yang ketiga pada 31 Juli 2018 lalu.

Sebelumnya, Heriyanto menjelaskan, Yunas, Angga dan Hasib adalah pelaku yang beraksi pertama dan kedua. Kemudian pada aksi yang ketiga, mereka mengajak Asril dan Deni.

"Perbuatan terdakwa mengakibatkan PLN mengalami kerugian lebih kurang 100 juta," ungkapnya.

Yunasril, Angga dan Hasib didakwa dengan Pasal 363 Ayat (1) ke-4 dan ke-5 KUHPidana.

Sedangkan Aas dan Deni didakwa dengan Pasal 363 Ayat (1) ke-4 Jo Pasal 56 ke-1 KUHPidana.
Pencurian besi tower ini berpotensi merugikan masyarakat luas, terutama jika terjadi keruntuhan tower SUTT. (*)

Penulis: Ikhwanul Rubby
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved