Inhil Ingin Pertahankan Status Lumbung Beras Riau

Bupati Inhil mengimbau warga agar tidak lagi melakukan alih fungsi lahan persawahan menjadi lahan nonsawah, agar Inhil tetap jadi lumbung beras Riau.

Inhil Ingin Pertahankan Status Lumbung Beras Riau
tribun pekanbaru
Unsur Forkompinda Inhil saat panen perdana secara simbolis di persawahan Kelompok Tani UPJA Pralogo, RT 04 RW 06, Kelurahan Kempas Jaya, Kecamatan Kempas, Inhil, Sabtu (23/2) lalu. 

tribunpekanbaru.com - Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) saat ini masih tercatat sebagai satu di antara daerah penyuplai beras terbesar di Provinsi Riau. Las lahan tanam padi di Inhil mencapai 25.169 hektare, dan 5.275 hektare di antaranya berada di Kecamatan Kempas.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil akan terus berupaya mempertahankan predikat sebagai lumbung padi di Provinsi Riau tersebut. Karena itu, Bupati Inhil, HM Wardan, mengimbau masyarakat pemilik lahan untuk tidak lagi melakukan alih fungsi lahan persawahan yang sempat terjadi di beberapa Kecamatan.

“Dilihat dari kondisi lahan, di Kabupaten Inhil masih memungkinkan untuk dilakukan perluasan lokasi lahan tanam padi yang baru, dengan tujuan untuk meningkatkan produktifitas padi oleh masyarakat petani lokal," terang Wardan.

"Ke depannya, diharapkan fenomena alih fungsi lahan pertanian tidak terjadi lagi,” ujar Bupati Inhil, HM Wardan, saat panen padi perdana di persawahan Kelompok Tani UPJA Pralogo, RT 04 RW 06, Kelurahan Kempas Jaya, Kecamatan Kempas, Inhil, Sabtu (23/2) lalu.

Untuk lebih mendukung terwujudnya hal itu, Wardan mengharapkan dukungan Pemerintah Pusat maupun Pemprov Riau, melalui dana APBN maupun APBD Riau, berupa bantuan sarana produksi pertanian.

Pada tahun 2018 lalu, Inhil menerima bantuan alat pascapanen senilai Rp3,6 miliar, di antaranya pengering vertikal kapasitas 10 ton, dan alat pengering ultraviolet.

“Masih banyak alat pascapanen lainnya yang telah didistribusikan ke beberapa kecamatan di Inhil," ungkap Bupati.

Selain melakukan panen padi perdana, Bupati bersama Wakil Bupati Inhil, H Syamsuddin Uti, serta unsur Forkopimda Inhil, juga meresmikan penggunaan serta pemakaian mesin pengering padi untuk kelompok tani di Kelurahan Kempas Jaya dan sekitarnya. (odi)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved