Karhutla Awal 2019 di Inhil Hanguskan Puluhan Hektare Lahan

BPBD Inhil mencatat ada dua karhutla cukup besar di awal 2019, yaitu di Kecamatan Pelangiran dan Kecamatan Pulau Burung.

Karhutla Awal 2019 di Inhil Hanguskan Puluhan Hektare Lahan
Manggala Agni
Pemadaman Karhutla beberapa waktu lalu 

tribunpekanbaru.com - Pada awal 2019 ini, telah terjadi dua titik Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Inhil, ada puluhan hektare lahan yang telah terbakar selama sebulan terakhir.

Kepala BPBD Inhil, Yuspik, menjelaskan, dua titik lokasi Karhutla yang dimaksud ini adalah kejadian Karhutla yang besar atau bisa dikatakan serius. Antara lain 6 hektare lahan di Kecamatan Pelangiran, dan sekitar 70 hektare di Desa Danai, Kecamatan Pulau Burung, yang berbatasan langsung dengan Pelalawan.

“Di awal 2019 ini dua titik itu yang berat, yang lain biasa saja dan cepat di atasi oleh pihak terkait setempat. Lahan yang terbakar berupa lahan gambut kosong milik masyarakat, tidak ada tanaman,” jelas Yuspik Kepada Tribun, Senin (25/2).

Berkat kerjasama BPBD Inhil dengan TNI, Polri, pihak desa, kecamatan, masyarakat, serta pihak terkait lainnya, Karhutla tersebut bisa diatasi di tengah kendala yang ada seperti kurangnya ketersediaan air.

Yuspik mencontohkan Kahutla yang terjadi di Desa Danai, Kecamatan Pulau Burung. Di tempat itu ketersediaan air menjadi kendala utama dalam proses pemadaman Karhutla. Alhasil, petugas di lapangan harus menyambungkan selang setiap 300 meter.

“Yang membuat besar (api) jangkauan air yang susah kita. Karena kalau air itu dekat lokasi Karhutla atau 300 meter, kita bisa pacu dengan mesin. Kalau berkilo (meter) tidak bisa, karena di Danai ini kendalanya air,” terangnya. (odi)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved