Dumai

Angka Penderita ISPA di Kota Dumai Melonjak Hingga 2.344 Kasus per Februari

Kondisi kabut asap di Kota Dumai sebabkan angka penderita infeksi saluran pernapasan (Ispa) di Kota Dumai meningkat.

Angka Penderita ISPA di Kota Dumai Melonjak Hingga 2.344 Kasus per Februari
Tribun Pekanbaru/Muhammad Natsir
FOTO ILUSTRASI - Kabut Asap Mulai Tebal di Rupat Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan, Diskes Salurkan 5.000 Masker 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Syahrul Ramadhan.

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Kondisi kabut asap di Kota Dumai sebabkan angka penderita infeksi saluran pernapasan (Ispa) di Kota Dumai meningkat.

Tak tanggung, dari biasanya berada diangka 700-800 kasus per minggu sepanjang Januari 2019, saat ini meningkat menjadi 1.100 kasus per Februari 2019.

"Berdasarkan data yang kita himpun, terjadi lonjakan kasus Ispa di Kota Dumai antara Januari dan Februari diperkirakan hingga 30 persen," ungkap dr Hafidz, Kasi Pelayanan Kesehatan Primer Dinkes Kota Dumai pada Selasa (26/2/2019).

Baca: KISAH Karyawan BUMN Cantik Asal Pekanbaru, Buka Usaha Make Up Artis, Berawal dari Hobi

dr Hafidz Permana menjelaskan, sejak 12 Februari sampai 25 Februari 2019 angka penderita Ispa di Dumai meledak hingga 2.344 kasus.

Dia yakin, lonjakan tersebut diperkirakan terjadi akibat kondisi udara yang buruk akibat asap kabut dan residu kebakaran hutan dan lahan di Dumai dan sekitarnya.

"Di dalam kasus Ispa terjadi di Kota Dumai, ada tiga penyakit mendominasi di masyarakat. Diantaranya Common Cold (flu dan batuk ringan), radang tenggorokan dan radang amandel," sebutnya.

Dilanjutkannya, rentan usia terserang penyakit Ispa di Kota Dumai umumnya berada diantara usia 1 sampai 10 tahun.

Baca: Kejari Dumai Deklarasi Integritas WBK dan WBBM

dr Hafidz menerangkan, ada lima langkah pencegahan bisa dilakukan untuk mensiasati bertambahnya angka kasus Ispa di Kota Dumai.

"Pertama, adalah dengan mengurangi aktifitas diluar rumah, kedua dengan selalu menggunakan masker, ketiga menjaga kebersihan dan kesehatan sumber makanan, keempat perbanyak minum air putih dan terakhir jika terjadi keluhan segera kunjungi pusat kesehatan terdekat," tandasnya. (*)

Saksikan juga berita video menarik dengan subscribe ke channel YouTube Tribunpekanbaru.com:

Penulis: Syahrul
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved