Dumai

Kabut Asap Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan di Rupat Bengkalis, SRL Bagikan 1.500 Masker ke Siswa

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Rupat, Bengkalis, Riau, PT Sumatera Riang Lestari (SRL) bagikan 1.500 masker ke siswa

Kabut Asap Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan di Rupat Bengkalis, SRL Bagikan 1.500 Masker ke Siswa
Tribun Pekanbaru/Syahrul Ramadhan
Kabut Asap Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan di Rupat Bengkalis, SRL Bagikan 1.500 Masker ke Siswa 

Kabut Asap Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan di Rupat Bengkalis, SRL Bagikan 1.500 Masker ke Warga

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Rupat, Bengkalis, Riau, PT Sumatera Riang Lestari (SRL) bagikan 1.500 masker ke siswa.

PT Sumatera Riang Lestari (SRL) membagikan 1.500 masker kepada murid sekolah dasar di SDN 029 Terkul Rupat pada Rabu (27/2/2019).

Kegiatan yang menjadi bagian dari program kepedulian perusahaan pada masyarakat itu digelar oleh tim damkar perusahaan tersebut.

Baca: Bawaslu Riau Desak Disdukcapil Percepat Pencetakan KTP Elektronik atau e-KTP

Baca: 3 Orang Tersangka Pembakar Lahan di Dumai Ditangkap Polisi, Barang Buktinya Ada Korek Api

Baca: Sosok INDUK HARIMAU dan Dua Anaknya yang Muncul di Rengat belum Terekam Kamera Trap BKSDA

Disampaikan oleh Komandan Pengendalian Karhutla (Dalkarhutla) SRL Winarno, kegiatan peduli kesehatan anak-anak SD itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.

"Dalam kegiatan ini, perusahaan memberika. 1.500 masker kepada murid SD secara simbolik dan kepada masyarakat Rupat umumnya," terang Winarno.

Disampaikannya juga, dengan menggunakan masker, anak-anak tetap bisa berkegiatan di luar sekolah maupun diluar rumah dalam batas kondisi tertentu.

"Tentu saja kita tetap menghimbau, agar anak-anak dan orang dewasa selalu berada di rumah sementara kondisi asap sedang tak sehat," jelasnya.

Terpisah, seorang guru SDN 029 Terkul, Rupat Syakila mengatakan, pihaknya tidak meliburkan para siswa selama musim kebakaran kali ini.

Baca: KISAH Cewek Cantik Asal Riau Lahir 9 Hari Setelah Soeharto Jatuh pada Reformasi 1998

Baca: KISAH Cewek Cantik Asal Sawahlunto Merantau di Pekanbaru, Bekerja di BUMN, Berbisnis Make Up Artis

Baca: KISAH Cewek Cantik Berdarah Biru atau Bangsawan Asal Riau, Jualan Kue dan Roti

"Kecuali hari Senin (25/2/2019) lalu, kita terpaksa pulangkan anak murid lebih cepat karena kondisi udara tak bagus," sebut Syakila.

Dia juga menjelaskan, kegiatan di luar sekolah seperti upacara dan olahraga sementara ditiadakan mengingat kesehatan anak-anak di sekolah tersebut.

"Untuk sementara, kita tidak agendakan upacara maupun olahraga atau kegiatan di luar karena khawatir pada kesehatan murid disini," tandas guru mengajar di kelas lima ini. (Tribunpekanbaru.com/Syahrul Ramadhan)

Penulis: Syahrul
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved