Bengkalis

Pemadaman Kebakaran Lahan di Pulau Rupat Riau Masih Berlangsung, Satgas Fokus Pendinginan Titik Api

Selain penyekatan, penyemprotan air ke dalam gambut juga dilakukan. Karena kemungkinan masih adanya api di dalam gambut bisa terjadi.

Pemadaman Kebakaran Lahan di Pulau Rupat Riau Masih Berlangsung, Satgas Fokus Pendinginan Titik Api
Pusdatin BPBD Kecamatan Rupat/Istimewa
Pemadaman kebakaran lahan di Pulau Rupat Riau, hingga Rabu (27/2/2019) sore masih terus berlangsung. Taim gabungan fokus melakukan pendinginan dan penyekatan agar api tidak lagi menyebar. 

TRIBUNBENGKALIS.COM, BENGKALIS - Upaya pemadaman titik api di Rupat masih menjadi fokus utama tim Satgas Siaga Bencana Karhutla. Sampai hari ini, Rabu (27/2/2019) tim gabungan masih melakukan pendinginan lahan yang terbakar di Rupat.

Hal ini diungkap Hanafi Camat Rupat kepada Tribunbengkalis.com, Rabu (27/2) siang.

Menurut Hanafi, saat ini Tim Gabungan fokus melakukan pendinginan dan penyekatan agar api tidak lagi menyebar.

Selain penyekatan, penyemprotan air ke dalam gambut juga dilakukan. Karena kemungkinan masih adanya api di dalam gambut bisa terjadi.

Baca: 100 Prajurit Yon Armed 10 Kostrad Tiba di Dumai, Segera Ke Pulau Rupat untuk Penanganan Karhutla

Baca: BPBD Bengkalis Sebut Akibat Karhutla Lahan yang Terbakar Sudah 450 Hektar, Terbanyak di Pulau Rupat

Menurut Hanafi, maksimalnya upaya pemadaman karena sampai saat ini ada sekitar 500 lebih personil gabungan yang membantu pemadaman.

Di antaranya terdiri dari personil TNI, Polri, Mangala Agni Damkar Kecamatan, BPBD Bengkalis, BPBD Provinsi, serta Masyarakat Peduli Api yang keluarganya atau desanya terbakar.

"Jumlah personil di lapangan sampai saat ini sebanyak 500 personil gabungan, masih bergerak melakukan pendinginan," tambahnya.

Selain personil, upaya pemadaman juga mendapat perhatian dari Badan Nasional Penangulangan Bencana (BNPB).

Di mana mereka kemarin mengirimkan bantuan alat pemadaman api dari Pekanbaru ke Rupat.

Baca: 6 Tersangka PEMBAKAR LAHAN Ditangkap, BNPB Pusat Tambah Satu Helikopter untuk Atasi Karhutla di Riau

Baca: Tim Satgas Karhutla Riau Datangkan 10 Ton Garam untuk Modifikasi Cuaca, Tangani Kebakaran Hutan

"Bantuan kemarin dikirimkan dengan di drop langsung melalui udara menggunakan helikopter," tambahnya.

Menurut Hanafi ada sekitar tujuh desa yang sudah terbakar sampai saat ini. Diantaranya desa Teluk Lecah, Desa Parit Kebumen, Desa Sri Tanjung, Darul Aman, keluarahan Pergam, Kelurahan Terkul.

"Namun saat ini fokus pemadaman mengarah ke Terkul, karena di sana masih ada titik. Sementara desa lainnya sudah berhasil dipadamkann tinggal upaya pendinginan saja lagi," tambahnya.

Namun walaupun dalam keadaan pendinginan petugas di lapangan masih dalam keadaan waspada. Karena terkadang walaupun terlihat padam, bisa saja masih ada yang terbakar di lahan gambut ini.

"Kalau api sampai saat ini memang tidak nampak lagi. Hanya saja tanah masih mengeluarkan asap, sehingga petugas tetap siaga.(tribunbengkalis.com/Muhammad Natsir)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved