Rokan Hulu

Soal Limbah Pabrik Sawit, DPRD Rohul Riau Sebut Temukan Hal Tak Layak Setelah Lakukan Peninjauan

Komisi IV DPRD Rohul melakukan peninjauan ke PKS PT MAN menanggapi laporan masyarakat terkait dugaan pencemaran lingkungan limbah cair

Soal Limbah Pabrik Sawit, DPRD Rohul Riau Sebut Temukan Hal Tak Layak Setelah Lakukan Peninjauan
Istimewa
Ketua Komisi IV DPRD Rohul, Nono Patria Pratama mengungkapkan, setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait adanya pencemaran lingkungan yang diduga dilakukan oleh PT. MAN, pihaknya langsung melakukan tinjauan ke PT tersebut, pada Selasa (26/2/2019), untuk melihat secara langsung bagaimana pengelolaan limbah cair PT MAN. 

Laporan Wartawan Tribunrohul.com, Donny Kusuma putra

TRIBUNROHUL.COM, PASIRPANGARAIAN - Menanggapi laporan masyarakat terkait dugaan pencemaran lingkungan akibat limbah cair Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT MAN, Komisi IV DPRD Rokan Hulu (Rohul) melakukan peninjauan ke PKS PT MAN.

Ketua Komisi IV DPRD Rohul, Nono Patria Pratama mengungkapkan, setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait adanya pencemaran lingkungan yang diduga dilakukan oleh PT. MAN, pihaknya langsung melakukan tinjauan ke PT tersebut, pada Selasa (26/2/2019), untuk melihat secara langsung bagaimana pengelolaan limbah cair PT MAN.

"Jadi setelah kami menilai pengelolaan limbah tidak layak. Karena sekitar 9 dari 10 jumlah Kolam Limbah penampungan atau pengelolaan limbah cair yang ada tidak berfungsi," katanya, Rabu (27/2/2019).

Baca: VIDEO SIARAN LANGSUNG Chelsea Vs Tottenham Hotspur

Ia menambahkan, bahkan dari kasat mata saat melakukan peninjauan 9 kolam limbah sudah terjadi pendangkalan dan mesin pompa limbah cair yang ada tidak berfungsi.

Politisi partai Golkar Rohul ini menjelaskan, saat meninjau pengelolaan limbah cair PKS PT MAN, pihaknya didampingi langsung Manajer PKS PT MAN Alex Purba. Saat dilapangan dari 9 kolam limbah yang difungsikan, tidak dikelola dengan baik.

Diakuinya, alasan perusahaan, tidak terkelolanya limbah cair PKS PT MAN dengan baik, karena sedang perbaikan atau maintenance.

"Kami dari Komisi IV DPRD Rohul secara Kasat mata menyatakan pengelolaan limbah cair tidak layak. Karena kolam limbah mengalami pendangkalan. Mesin pengelola limbah tidak berfungsi," sebutnya.

Baca: PREDIKSI Semifinal Copa Del Rey Real Madrid vs Barcelona: El Real Lebih Berpeluang ke Final

Nono menerangkan, dari peninjauan ke Sungai Juragi Desa Bangun Jaya Kecamatan Tambusai Utara yang diduga mengalami pencemaran, memang terlihat ada perubahan warna air sungai yang keruh kehitam hitaman.

Dirnya menegaskan, PKS PT MAN harus bertanggungjawab jika dari hasil sampel yang diambil Dinas Lingkungan Hidup Rohul diambang batas baku mutu yang menyebabkan tercemarnya anak sungai. Memang ada sisa lumpur yang berwarna hitam di tepi anak sungai.

Halaman
12
Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved