Viral Medsos

VIRAL Video Bocah 'Mabuk' Pertalite, Ini Efeknya untuk Kesehatan, Bahaya untuk Hati

Bocah ini terlihat setengah sadar sembari menggenggam sebuah botol air mineral 600 mililiter berisi cairan berwarna biru di tangannya.

VIRAL Video Bocah 'Mabuk' Pertalite, Ini Efeknya untuk Kesehatan, Bahaya untuk Hati
YouTube
Potongan gambar video anak yang mabuk pertalite 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Viral di media sosial aksi seorang bocah laki-laki berusia sekitar 7 tahun yang terlihat mabuk setelah menghirup sebotol cairan berwarna biru jernih yang diduga Pertalite.

Bocah ini terlihat setengah sadar sembari menggenggam sebuah botol air mineral 600 mililiter berisi cairan berwarna biru di tangannya.

Sesekali, ia juga mendekatkan hidungnya ke lubang botol untuk menghirup bau bahan bakar berangka oktan 90 itu.

Seorang dewasa yang ada di dekatnya, sekaligus yang merekam kejadian itu, justru tidak mengambil botol berisi bahan bakar dari genggaman si bocah.

Ia terdengar hanya menarasikan kejadian yang terjadi, dengan seorang lainnya yang suaranya terdengar dari kejauhan.

Jika diperhatikan dari logat bahasanya, diperkirakan video diambil di daerah Banten atau mungkin juga di daerah perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Berdasarkan penjelasan seorang dokter spesialis anak dari Rumah Sakit Mayapada Tangerang, dr Marlyn Cecilia Malonda, SpA, selain menyebabkan "fly",menghirup bahan bakar seperti Pertalite memiliki banyak risiko kesehatan, mulai dari ringan hingga serius.

"Ya namanya itu kan gas ya, walaupun berbentuk liquid kan tetap dia ada gasnya. Nah itu bisa bikin iritasi mata, bisa bikin iritasi saluran pernapasan, terus pusing, mual. Terus kalau yang ringan-ringan paling bibirnya kering sama kulitnya kering dan pecah-pecah,” kata Marlyn, Rabu (27/2/2019) siang.

“Efek yang paling berat adalah kerusakan pada liver, bahkan bisa ginjal,” tuturnya.

Efek mabuk tidak hanya terjadi untuk Pertalite, melainkan juga Premium, Pertamax, atau jenis bahan bakar lainnya.

Halaman
12
Editor: Sesri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved