Rokan Hulu

BPCB Sumbar Turun ke Makam Raja-raja Rambah dan Benteng Tujuh Lapis di Rohul Riau

BPCB Sumbar berkomitmen membantu Pemkab Rihul untuk pelestarian dan pengembangan Situs Cagar Budaya Makam R‎aja-raja Rambah dan Benteng Tujuh Lapis.

BPCB Sumbar Turun ke Makam Raja-raja Rambah dan Benteng Tujuh Lapis di Rohul Riau
Istimewa
Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Sumatera Barat (Sumbar), berkomitmen membantu Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Riau, untuk pelestarian dan pengembangan Situs Cagar Budaya Makam R‎aja-raja Rambah dan Benteng Tujuh Lapis. 

BPCB Sumbar Turun Ke Makam Raja-raja Rambah dan Benteng Tujuh Lapis di Rohul

TRIBUNROHUL.COM, PASIRPANGARAIAN - Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Sumatera Barat (Sumbar), berkomitmen membantu Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Riau, untuk pelestarian dan pengembangan Situs Cagar Budaya Makam R‎aja-raja Rambah dan Benteng Tujuh Lapis.

Hal tersebut dibuktikan, dengan pihak BPCB Sumbar turun ke Kabupaten Rohul, meninjau Makam Raja-raja Rambah berlokasi di Desa Rambah Kecamatan Rambah Hilir, serta Benteng Tujuh Lapis Dalu-Dalu di Kelurahan Tambusai Tengah Kecamatan Tambusai.

Baca: VIDEO: Live Streaming Indosiar Persib Bandung Vs Persikabo, Pertandingan Perdana Piala Presiden 2019

Pada kunjungannya kedua cagar budaya di Kabupaten Rohul, pada Rabu (27/2/2019), dipimpin oleh Kepala Seksi Perlindungan, Pengembangan dan Pemanfaatan BPCP Sumbar, Agoes Trymul‎yono.

Kepala Disparbud Rohul Sebut BPCB Sumbar akan Perbaiki Makam Raja-raja Rambah Tahun Ini
Kepala Disparbud Rohul Sebut BPCB Sumbar akan Perbaiki Makam Raja-raja Rambah Tahun Ini (Tribun Pekanbaru/Donny Kusuma Putra)

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Rohul, Drs. Yusmar M.Si, mengaku, sangat menyambut baik adanya dukungan dan tanggapan dari BPCB Sumbar sebagai perwakilan Mendikbud yang membawahi‎ Sumbar, Riau, dan Kepulauan Riau.

"Ini merupakan start kita untuk bergerak dalam rangka untuk mengembangkan Benteng Tujuh Lapis‎, yang berdasarkan keterangan tidak saja strategi perang yang memakai benteng satu-satunya di Indonesia, bahkan boleh dikatakan juga skala internasional," katanya, Jumat (1/3/2019)

Soal status lahan benteng, Yusmar mengaku, Disparbud Rohul telah mengukur kawasan bersama Pemerintah Kelurahan bersama tokoh masyarakat dan tokoh adat, serta sempadan yang ada di dekat lokasi Benteng Tujuh Lapis.

Bukan hanya itu saja, pihaknya sudah terima surat keterangan dari pak Lurah yang diketahui oleh Camat Tambusai, bahwa tanah yang diukur tidak ada berhubungan dengan masyarakat lagi, tapi merupakan tanah benteng seluas 3,4 hektar.

Yusmar mengaku, telah melaporkan ke Bupati Rohul, H. Sukiman melalui Sekretaris Daerah Rohul H. Abdul Haris, agar lahan benteng sudah bisa disertifikasi melalui APBD perubahan 2019 atau APBD 2020.

"Ini akan kita sertifikasi berapa pun lahan yang sudah ada dan tidak bermasalah. Jadi jelas ini tanah benteng yang bisa dibangun pemerintah pusat, provinsi, kabupaten atau pihak swasta yang berminat," jelasnya.

Baca: Pelayanan di Kuala Kampar, Disdukcapil Pelalawan Riau Cetak 1.573 E-KTP

Halaman
123
Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved