Pelalawan

Lahan di Tanjung Putus Kembali Terbakar, Terpantau Satu Titik Api Baru di Pelalawan

Lahan di Tanjung Putus, Desa Kuala Terusan Kecamatan Pangkalan Kerinci, Pelalawan kembali terbakar. Petugas sedang berupaya melakukan pemadaman.

Lahan di Tanjung Putus Kembali Terbakar, Terpantau Satu Titik Api Baru di Pelalawan
Istimewa
Kapolsek Teluk Meranti Iptu Edy Hatianto dan anggota TNI memadamkan api di Desa Sepekik, Teluk Meranti beberapa waktu lalu. 

 TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALANKERINCI - Lahan di Tanjung Putus, Desa Kuala Terusan Kecamatan Pangkalan Kerinci, Pelalawan kembali terbakar. Petugas sedang berupaya melakukan pemadaman.

"Kita sedang di lokasi untuk pemadaman," kata kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan Hadi Penandio, Jumat sore (1/3).

Selain tim dari BPBD Pelalawan, OPD lainnya juga terlibat dalam upaya pemadaman. Seperti Dinas Perkebunan dan Damkar.

Lahan di Tanjung Putus yang terbakar sekitar 3 ha. Lahan tersebut merupakan lahan warga.
Lahan ini sebenarnya sudah terbakar sejak Senin (25/2).

Namun saat itu, bahkan hingga kini, tidak terdeteksi citra satelit. Sehingga bila analisis BMKG keluar, tidak ada menyebut titik api di daerah ini.

Hadi mengatakan sejak Selasa api sudah padam. Pendinginan pun dilakukan pihaknya.
"Ternyata muncul lagi apinya," kata Hadi.

Diperkirakan saat pendinginan, bara api masih ada di bagian bawah. Nah, saat cuaca terus kemarau dan angin kencang, api cepat menjalar. Pihaknya pun berlomba untuk memadamkan api agar tidak meluas.

Hadi menambahkan, Jumat kemarin satu titik hotspot kembali ditemukan.

"Ada satu titik hotspot lagi ditemukan hari ini di Pelalawan," kata Hadi Penandio.

Satu titik hotspot tersebut berada di Desa Pangkalan Terap, Kecamatan Teluk Meranti. Sejak Senin lalu, titik api emang ditemukan di desa ini.

Selama sepekan ini titik api yang ditemukan di Pelalawan berada di Kecamatan Teluk Meranti. Berada di zona pesisir timur, kecamatan ini memang sudah diprediksi rawan Karhutla.
(tribunpelalawan.com/palti siahaan)

Penulis: Dian Maja Palti Siahaan
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved