Pekerja Kebun di Rohul Diringkus Polisi Karena Cabuli Pelajar Usia 7 Tahun

Seorang pekerja perkebunan di Desa Aliantan, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), SM (42) dilaporkan ke polisi karena cabuli anak 7 tahun.

Pekerja Kebun di Rohul Diringkus Polisi Karena Cabuli Pelajar Usia 7 Tahun
Polres Rohul
SM dilaporkan dengan tuduhan mencabuli anak perempuan usia 7 tahun yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PASIRPANGARAIAN - Seorang pekerja perkebunan PT. Padasa Enam Utama (PEU) Kalsa Desa Aliantan, Kecamatan Kabun, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), SM (42) dilaporkan ke polisi setempat.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Muhammad Hasyim Risahondua, melalui Paur Humas Polres Rokan Hulu Ipda Feri Fadli, mengungkapkan, SM dilaporkan dengan tuduhan mencabuli anak perempuan usia 7 tahun yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD).

Ia menambahkan, pascadilaporkan ibu korban inisial DM (37 ), pria inisial SM warga RT 002/ RW 001 Perumahan Afdeling IV PT.

PEU Kalsa Desa Aliantan ditangkap polisi pada Kamis malam (28/2/2019) sekitar pukul 22.00 WIB.

Baca: Rampok Bersenjata Kuras Uang di Mesin Kasir Alfamart di Desa Pinggir

Baca: Ini Klasemen Sementara Piala Presiden 2019

Dijelaskanya, berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP./ 03 / II/ 2019/ Riau/ Res Rohul/ Sek. Kabun, tanggal 28 Februari 2019, dugaan pencabulan dilakukan SM terhadap pelajar perempuan berusia 7 tahun inisial SK atau sebut saja Kenanga pada Rabu siang (27/2) sekitar pukul 12.30 WIB.

Ipda Feri menerangkan, dugaan pencabulan dilakukan SM kepada Kenanga diduga dilakukan di rumah pelaku di RT 002/ RW 001 Desa Aliantan Kecamatan Kabun.

"Selain menangkap SM, polisi turut menyita satu helai baju blue jeans lengan pendek warna biru, sehelai baju kaos warna unggul lengan pendek, dan sehelai celana dalam warna putih," katanya, Minggu (3/3/2019).

Baca: Polres Pelalawan Kumpulkan Bukti dan Keterangan, Selidiki Karhutla di Tanjung Putus

Setelah ditangkap dan diinterogasi, tambah Ipda Feri, pelaku mengaku telah mencabuli Kenanga yang masih di bawah umur tersebut sekitar enam kali.

"Pelaku dan barang bukti sudah dibawa ke Polsek Kabun untuk proses lebih lanjut," pungkasnya.(*)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Hendra Efivanias
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved