Riau

Penyebab Jalan di Riau Cepat Rusak, 28 Ribu Unit Truk Besar Beroperasi Melebihi Tonase

Truk-truk tronton yang menebihi tonase dan ukuran yang sudah ditetapkan inin pun masih leluasa berkeliaran di Provinsi Riau.

Penyebab Jalan di Riau Cepat Rusak, 28 Ribu Unit Truk Besar Beroperasi Melebihi Tonase
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Ilustrasi - Truk tonase besar melintasi Jalan HR Soebrantas, Pekanbaru, Rabu (21/10/2018). 

Penyebab Jalan di Riau Cepat Rusak, 28 Ribu Unit Truk Besar Beroperasi Melebihi Tonase

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kendaraan bertonase besar yang beroperasi di Riau disinyalir banyak yang menyalahi aturan.

Truk-truk tronton yang menebihi tonase dan ukuran yang sudah ditetapkan inin pun masih leluasa berkeliaran di Provinsi Riau.

Akibat truk-truk tronton yang melebihi tonase ini, jalan-jalan yang selama ini dilewati kendaraan bertonase besar ini menjadi lebih cepat rusak.

Sebab volume muatan dengan kekuatan kelas jalan tidak seimbang.

Baca: FOTO: Pelajar dari Riau dan Sumatera Barat Ikuti Unilak Archery Championship 2019

Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah IV, Provinsi Riau dan Kepulauan Riau, Syaifudin Ajie Panatagama saat dikonfirmasi Tribunpekanbaru.com, Minggu (3/3/2019) mengungkapkan fakta mengejutkan terkait banyaknya kendaraan tonase besar yang tidak sesuai standar di Riau.

BPTD Wilayah IV mencatat dari 30 ribu kendaraan tonase besar yang beroperasi di Riau, 93 persen melanggar Over Dimensi Over Loading (Odol).

"Berdasarkan data statistik kendaraan tonase besar yang melewati jembatan timbang, 93 persen dari 30 ribu unit itu melanggar Odol. Kita perkirakan jumlahnya sekitar 28 ribuan yang melanggar Odol," kata Ajie pada Tribunpekanbaru.com.

Akibat ulah perusahaan dan pemilik truk yang memodifikasi kendaraanya menjadi lebih panjang dan besar ternyata berdampak terhadap kerugian uang negara yang cukup besar.

Sebab kendaraan bertonase besar yang tidak standar lagi membuat kondisi jalan lebih cepat rusak.

Halaman
12
Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved