Pelalawan

Wabah Diare Masih Berlanjut di Kuala Kampar Pelalawan Riau

Wabah penyakit diatesis terus menjangkiti warga Kecamatan Kuala Kampar, Pelalawan, Riau.

Wabah Diare Masih Berlanjut di Kuala Kampar Pelalawan Riau
Tribun Pekanbaru/Tribunnews
Ilustrasi 

Wabah Diare Masih Berlanjut di Kuala Kampar Pelalawan Riau

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Wabah penyakit diatesis terus menjangkiti warga Kecamatan Kuala Kampar, Pelalawan, Riau.

Ini berdasarkan laporan dari pihak Puskesmas Kecamatan Kuala Kampar, Pelalawan.

Dua hari awal Maret, tanggal 1 dan 2, jumlah penderita diare di kecamatan tersebut sudah delapan orang. Tanggal 1 Maret sebanyak 6 orang dan tanggal 2 sebanyak 2 orang.

"Masih ada penderita Bang," kata kepala Puskesmas Kuala Kampar, Beni, Minggu (3/3/2019).

Baca: Terekam Kamera Detik-detik Laba-laba Seret Posum Besar ke Dalam Sarang, Lihat yang Dilakukannya

Penderita diare di Kuala Kampar ini memang terus terjadi di Kuala Kampar. Januari lalu, jumlah penderita sendiri sebanyak 56 orang.

Kasus diare ini mengejutkan kala Februari lalu. Sebab penderita meningkat dua kali lipat dari jumlah Januari. Total penderita diare di Februari sebanyak 121 orang.

Apalagi pihak Puskesmas peta kekuatannya obat. Sebab tidak memprediksi jumlah penderita yang meningkat tajam.

Beni mengatakan untuk Maret ini pihaknya sudah memperbanyak stok obat. Ia pun berharap Maret ini tidak terlalu banyak penderita.

Baca: Penyebab Jalan di Riau Cepat Rusak, 28 Ribu Unit Truk Besar Beroperasi Melebihi Tonase

Beni kembali menegaskan belum layak kasus diare di Kecamatan Kuala Kampar masuk dalam kategori Kondisi Luar Biasa (KLB). Selain belum ada korban jiwa, pihaknya juga masih bisa menangani.

"Jadi belum memenuhi suaranya KLB. Kita masih bisa tangani," ujarnya. (Tribunpekanbaru.com/Palti Siahaan)

Saksikan juga berita video menarik dengan subscribe ke channel YouTube Tribunpekanbaru.com:

Penulis: Dian Maja Palti Siahaan
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved