Ribuan Warga Dumai Sambut Cawapres 02 Sandiaga Uno

Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 02 disambut ribuan warga saat berkunjung ke Kota Dumai, Senin (4/3/19).

Ribuan Warga Dumai Sambut Cawapres 02 Sandiaga Uno
tribun pekanbaru
Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno, disambut ribuan warga Dumai saat berkunjung Senin (4/3). Sandiaga Uno menggelar pertemuan bersama warga Kota Dumai di Viva Futsal, Jalan Ombak. 

tribunpekanbaru.com - Heboh. Kedatangan calon wakil presiden (cawapres) pasangan calon (paslon) nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno di Kota Dumai, disambut antusias oleh ribuan masyarakat Kota Dumai dan sekitarnya. Sandiaga tiba di Kota Dumai pada Senin (4/3) kemarin.

Sandi yang dijadwalkan melakukan pertemuan bersama masyarakat Kota Dumai di Viva Futsal di Jalan Ombak itu, langsung dikerubuti ribuan orang.

Pantauan Tribun di lapangan, sejak sekitar dua jam sebelum kedatangan Sandi, areal seputar lokasi pertemuan tersebut sudah dipadati oleh ribuan masyarakat Kota Dumai.

Puluhan ormas dan elemen pendukung paslon capres dan cawapres nomor urut 02 itu juga nampak memadati kawasan pertemuan tersebut.

Suasana semakin histeris ketika mobil yang ditumpangi Sandi dikawal masuk ke dalam areal Viva Futsal. Teriakan dukungan dari para pendukungnya pun langsung bergema di kawasan tersebut.

"Sandi... Sandi... Indonesia Makmur...," teriak ribuan pendukungnya ketika Sandi keluar dari kendaraan dan melambaikan tangan kepada ribuan pendukungnya.

Pingsan
Ramainya warga yang menyambut sandi, membuat warga rela berdesak-desakkan. Akibatnya, seorang gadis muda berhijab terlihat pingsan karena tak kuat berdesakan. Gadis berhijab coklat tersebut diketahui kader wanita Partai Keadilan Sosial (PKS). Dia kemudian dibawa menuju ambulans.

"Iya, dia teman kami. Tapi kami tidak tahu dari kelompok mana. Ini sedang mau dilihat, barang kali kenal," terang seorang gadis beratribut PKS.

Seorang ibu yang berada tepat di samping gadis tersebut saat pingsan, juga mengaku tidak mengenalinya. "Dia di sebelah saya. Pas lagi teriak-teriak tiba-tiba jatuh, saya langsung inisiatif memanggul badannya dan meminta laki-laki dekat situ membopongnya ke luar areal," kata wanita berkacamata itu.

"Di dalam sana sesak betul, pengap pula," tambahnya. (mad)

Penulis: Syahrul
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved