Simpan 10 Paket Sabu, Pria 24 Tahun Diciduk Polisi

Selain seorang pria berusia 24 tahun, Polisi dari Polres Dumai juga mengamankan dua pria lain dari kebun sawit.

Simpan 10 Paket Sabu, Pria 24 Tahun Diciduk Polisi
ilustrasi/net
ilustrasi sabu sabu

tribunpekanbaru.com - Seorang anak muda berusia 24 tahun berinisial AP yang sehari-hari bekerja serabutan, diamankan tim Opsnal Sat Restik Polres Dumai setelah diduga terlibat dalam jaringan narkotika.

Kapolres Dumai AKBP Restika P Nainggolan pada Senin (4/3) mengatakan, AP diamankan di rumahnya di kawasan Wahidin Kelurahan Purnama, Kota Dumai, pada Jumat (1/3) lalu. AP yang telah diintai oleh pihak berwajib selama satu minggu belakangan, dikefahui sering melakukan transaksi narkotika di kawasan tersebut.

AP tidak melawan saat ditangkap polisi. Saat penangkapan itu, ditemukan bersamanya 10 paket sabu siap edar dan sejumlah barang bukti lainnya.

"Bersama tersangka, kita mengamankan juga dompet kecil warna biru dengan motif Spiderman, diduga untuk menyimpan sabu, satu unut handphone, dan lain-lain yang saat ini sudah kita sita," sebut Kapolres.

Saat ini, tersangka sudah diamankan di Polres Dumai dan tengah menjalani pemeriksaan lanjutan. "Kita masih melakukan pengembangan terkait jaringan narkotika AP di Kota Dumai," jelas Kapolres.

Di Kebun sawit
Selain AP, Polres Dumai juga mengamankan dua pria yang diduga tengah bertransaksi sabu, di Jalan Dumai-Pakning pada Sabtu (2/3) dinihari lalu. Dua pria itu berinisial IL (31) warga Tajung Leban Bengkalis, dan HL (33) warga Pelintung Kota Dumai. Keduanya kedapatan bertransaksi satu paket bubuk haram seberat 35,68 gram.

Kapolres Dumai, AKBP Restika P Nainggolan menyebutkan, keduanya berhasil diamankan saat sedang bertransaksi di kawasan kebun sawit. Keduanya diamankan setelah kepolisian mendapatkan laporan dari sejumlah warga terkait peredaran narkotika di daerah tersebut.

Setelah sebulan dilakukan penyelidikan, polisi kemudian menindaklanjuti dengan penangkapan pada Sabtu itu. Tak ada perlawanan berarti dari keduanya saat dibekuk polisi. Saat ini, keduanya sudah berada di Polres Dumai untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Baik tersangka maupun barang bukti sudah berada di Polres Dumai untuk pemeriksaan lebih lanjut. Keduanya kita jerat dengan UU Nomor 35/3009 tentang Narkotika, dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara," tutur Kapolres. (mad)

Penulis: Syahrul
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved