Babinsa Koramil 09/Kemuning Bikin Pupuk Organik Berbahan Urine Sapi

Pupuk ini selain murah bahan baku, juga sangat ramah lingkungan dan membuat tanaman petani lebih tahan penyakit.

Babinsa Koramil 09/Kemuning Bikin Pupuk Organik Berbahan Urine Sapi
tribun pekanbaru
Babinsa Koramil 09/Kemuning, Kodim 0314/Inhil, Sertu M Riduan, bersama masyarakat mengolah pupuk organik dari urine sapi/kambing. 

tribunpekanbaru.com - Berbekal urine hewan, Babinsa Koramil 09/Kemuning, Kodim 0314/Inhil, menyulapnya menjadi Pupuk Organik Cair (POC) yang bisa dimanfaatkan masyarakat.

Pembuatan pupuk organik cair menggunakan bahan alami ini, membantu kelompok tani dalam mencari penganti pupuk kimia yang selama ini dipakai para petani.

Danramil 09/Kemuning, Kapten (Inf) Imam Karmani menuturkan, pembuatan POC ini dalam rangka mendukung program swasembada pangan.

“Urine (sapi/kambing) bisa digunakan setelah disimpan selama 15 hari dan bahkan berbulan-bulan menjadi POC,” jelasnya, Selasa (5/3).

Dikatakan, penggunaan POC ini tidak kalah dengan pupuk pada umumnya dan bisa membuat tanah subur bagi tanaman. “Pupuk ini berbahan ramah lingkungan, membuat tanah lebih subur dan dapat digunakan ke semua jenis tanaman,” tutur Imam.

Lebih rinci, Babinsa Koramil 09/Kemuning, Kodim 0314/Inhil, Sertu M Riduan, menerangkan, POC ini mempunyai beberapa manfaat, antara lain meningkatkan efisiensi pemupukan, meningkatkan daya tahan tanaman terhadap hama dan penyakit, serta merangsang pertumbuhan tanaman.

“Selain menghemat biaya produksi, POC ini tidak merusak lingkungan dan dapat digunakan pada semua jenis tanaman. Sedangkan keunggulannya antara lain mudah dan murah, serta tidak ada efek samping,” terangnya.

Lebih lanjut Riduan menjelaskan, bahan yang digunakan dalam pembuatan pupuk cukup sederhana, yaitu hanya berupa drum plastik yang ada tutup klemnya dan ember plastik ukuran sedang. Selanjutnya, urine sapi ditambah Mikro Organisme Lokal (MOL), lalu di fermentasi di drum plastik dengan tambahan sekitar 25 liter air.

Setelah itu ditutup dalam waktu 7 sampai 10 hari agar kandungan amoniaknya semakin stabil hingga berbau asam, dan pupuk sudah bisa digunakan.

Selain memanfaatkan limbah kotoran ternak menjadi bahan baku, menurut Riduan, POC juga bermanfaat bagi lingkungan khususnya bagi para petani. “POC ini juga sebagai cara untuk menjaga ekosistem lingkungan masyarakat agar dapat hidup sehat dan pelestarian lingkungan sekitarnya,” tuturnya. (odi)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved