Polisi Buru Penadah Besi Tower SUTT Milik PLN di Rengat Barat, Riau

Kepolisian Sektor Rengat Barat hingga kini masih mengembangkan kasus pencurian besi tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) milik PLN.

Polisi Buru Penadah Besi Tower SUTT Milik PLN di Rengat Barat, Riau
IST
Tower milik PT PLN yang berlokasi di Jalan Pandau Makmur, Desa Baru, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, yang besi penyangga dicuri 5 orang pelaku, Selasa (31/7/2018) lalu. Pencurian serupa juga terjadi di Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu 

TRIBUNPEKANBARU.COM -  Kepolisian Sektor Rengat Barat hingga kini masih mengembangkan kasus pencurian besi tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) milik PLN.

Kapolsek Rengat Barat, Kompol B Suryadi mengatakan dalam kasus ini, pihaknya sudah menangkap dua orang sebagai tersangka MR dan AF. Keduanya ditangkap pada Sabtu (22/12/2018) lalu.

"Para pelaku mengaku baru sekali ini mencuri. Tapi kita sedang mengambangkan kemana mereka akan menjualnya," kata Suryadi.

Sementara itu, polisi pada pekan lalu sudah melimpahkan berkas perkara pencurian tower SUTT ini kepada pihak kejaksaan.

Baca: Polisi Limpahkan Berkas Tersangka Pencurian Besi Tower SUTT PLN di Rengat Barat

Baca: Lima Terdakwa Kasus Pencurian Besi Tower SUTT di Siak Hulu Divonis 9 Bulan Penjara

Tindakan pencurian ini membuat pekerjaan transmisi line 150 KV Rengat - Pangkalan Kerinci di Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu sempat terganggu. Tidak hanya itu.

Kejadian ini juga berpotensi memperlambat penyelesaian SUTT. Padahal penyelesaian pekerjaan ini sangat dibutuhkan untuk suplay listrik bagi masyarakat sekitar Rengat dan Pangkalan Kerinci.

Meskipun demikian pihak Unit Pelaksana Proyek Jaringan (UPPJ) PLN Riau Kepri memastikan pengerjaan proyek tetap berjalan.

"Kita terus berjalan, tidak terhenti karena kejadian itu. Proses hukum juga terus berlanjut," kata Windri, staf logistik UPPJ PLN Riau Kepri.

Sebelumnya, material tower SUTT yang dicuri adalah besi baja galvanis yang dipasang sebagai penyangga di tower tersebut.

Total ada puluhan besi baja galvanis dari 18 tower yang dicuri pelaku. Namun pengakuan tersangka hanya mencuri di dua tower saja.

Saat penangkapan, Polisi juga mengamankan 41 batang besi baja galvanis dari tangan pelaku.

Dikhawatirkan tower SUTT tersebut runtuh akibat terdapat bagian yang hilang. Pasalnya hingga kini tidak semua bagian material yang hilang terpasang kembali. Alasannya besi baja itu masih ditahan untuk menjadi barang bukti.

"Namun kita tetap mengontrol dan meminta kepada pihak kontraktor agar mengganti sementara bagian yang vital, agar tower tersebut tidak rubuh. Kalau nanti Polisi mau cek TKP bagian yang hilang dan diganti itu kita beri tanda," kata Windri.  (*)

Editor: rinalsagita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved